Berdasarkan data panitia, sebanyak 30 UMKM yang menjadi tenant berhasil meraih omzet puluhan juta rupiah pada hari pertama pelaksanaan. Total tenant terdiri atas 28 kuliner yang mengangkat kekayaan gastronomi Aceh, serta 2 tenant komunitas yang menampilkan produk dan aktivitas budaya kreatif.
Festival juga ditata dalam empat zona utama—Khanduri Raya, Creative & Cultural Market, Culinary Collaboration, serta Social & Youth Zone—yang dirancang untuk menciptakan alur kunjungan nyaman sekaligus mendorong pemerataan aktivitas ekonomi di seluruh area.




















