Habanusantara.net – Jagat maya ramai lagi. Kali ini gara-gara sebuah video yang memperlihatkan kemunculan butiran emas di Sungai Eufrat. Video tersebut viral di media sosial sejak beberapa hari terakhir dan langsung memantik spekulasi — mulai dari penemuan tambang, hoaks, hingga tanda-tanda kiamat.
Dalam rekaman berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak seorang pria menggali pasir sungai dan menunjukkan butiran logam berkilauan. Pengunggah video menyebut itu emas asli yang ditemukan di dasar Sungai Eufrat, kawasan yang diketahui mengalami penyusutan debit air parah dalam beberapa tahun terakhir.
Bukan cuma netizen yang terpancing. Sejumlah portal media internasional juga mulai menyoroti fenomena ini, meski sebagian besar masih mengaitkannya dengan isu perubahan iklim dan pengeringan sungai akibat bendungan besar di hulu.
Yang bikin heboh bukan cuma soal emasnya. Tapi karena kemunculan emas di Sungai Eufrat ini disebut-sebut sebagai tanda kiamat dalam salah satu hadis Nabi Muhammad SAW. Dalam riwayat itu dikatakan bahwa sungai Eufrat akan mengering dan menyingkapkan gunung emas, dan banyak orang akan berebut hingga menimbulkan pertumpahan darah.
“Kalau benar itu emas dan lokasinya di Eufrat, bisa jadi ini yang dimaksud hadis. Tapi wallahu a’lam, kita jangan buru-buru simpulkan,” tulis akun @ustadz_s*** dalam sebuah unggahan edukatif di TikTok.
Namun banyak juga yang skeptis. Sejumlah warganet menduga ini hanya trik kamera, atau logam tersebut bukan emas murni melainkan mineral lain seperti pirit — yang kerap disebut “fool’s gold” karena kilauannya mirip emas.
Fakta lainnya, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Suriah maupun Irak, negara-negara yang dilintasi sungai Eufrat, terkait penemuan emas tersebut. Artinya, belum ada kepastian soal validitas video maupun lokasi pengambilan gambarnya.
Terlepas dari itu, Sungai Eufrat memang sedang menghadapi masalah serius. Debit air menurun drastis sejak beberapa tahun terakhir. Warga lokal di beberapa wilayah Suriah bahkan melaporkan aliran air benar-benar berhenti, dan dasar sungai berubah menjadi padang pasir berbatu.
Fenomena ini bukan pertama kalinya bikin heboh. Sebelumnya, reruntuhan bangunan kuno juga sempat muncul akibat surutnya air Eufrat. Laporan dari sejumlah arkeolog menyebut ada kota kuno yang selama ini tenggelam, kini terlihat kembali.
“Banyak narasi kiamat akan terus dikaitkan dengan Eufrat karena memang disebut dalam teks keagamaan. Tapi kita harus hati-hati memahaminya. Jangan gampang percaya hanya dari video viral,” kata Ustaz Fadhil, da’i asal Aceh dalam ceramah daringnya yang turut menyinggung fenomena ini.
Saat ini publik masih menunggu klarifikasi. Apakah benar itu emas? Apakah lokasinya betul-betul di Sungai Eufrat? Dan yang paling penting: apakah ini fakta ilmiah atau hanya sensasi dunia maya?
Yang jelas, kabar ini berhasil menyita perhatian. Percaya atau tidak, banyak yang mengaku merenung setelah menonton videonya. Sebagian jadi takut, sebagian lagi penasaran.
Apapun itu, satu hal yang pasti: kita hidup di zaman yang serba cepat. Informasi datang deras. Tapi kebenaran… sering kali tertinggal di belakang.




















