Habanusantara.net– PT Hutama Karya (Persero) akhirnya angkat suara soal insiden maut di ruas Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1, Padang Tiji–Seulimeum. Tiga orang meninggal dunia setelah memaksa masuk ke jalur tol yang sebenarnya masih ditutup untuk umum.
Kepala Regional Sumatera Bagian Utara Hutama Karya, Totok Masyadi, menegaskan kalau jalur tersebut masih status konstruksi. Belum ada izin operasi, karena sejumlah titik masih bermasalah, mulai dari lahan yang belum bebas hingga akses overpass dan underpass yang belum rampung.
“Tol yang belum selesai jelas nggak aman dilintasi, apalagi alat berat dan pekerja masih lalu-lalang. Kami mohon masyarakat jangan maksa masuk. Risiko kecelakaan sangat tinggi,” kata Totok, Sabtu (23/8/2025).




















