HUT RI Tinggal Seminggu, Bendera di Banda Aceh Masih Sepi, DPRK Minta Camat Turun ke Gampong

Redaksi
A-AA+A++

Haba Nusantara.net – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, suasana Kota Banda Aceh masih terasa datar.

Jalan-jalan protokol, pertokoan, hingga pemukiman warga belum dipenuhi kibaran bendera merah putih seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pemandangan ini membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Ismawardi, angkat bicara.

Ia menilai, momen kemerdekaan semestinya menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat kebangsaan. Salah satunya lewat pemasangan bendera di seluruh sudut kota.

“Sekarang sudah tinggal seminggu lagi kita menyambut 17 Agustus, tapi saya lihat Banda Aceh belum semarak. Masih banyak rumah dan toko belum mengibarkan bendera,” ujar Ismawardi, Sabtu (9/8/2025).

Padahal Pemerintah Kota Banda Aceh telah mengeluarkan surat edaran (SE) atau instruksi resmi kepada seluruh masyarakat, instansi, dan pelaku usaha agar memasang bendera di lingkungan masing-masing.

Namun pelaksanaan SE tersebut masih belum maksimal dan suasana peringatan kemerdekaan belum begitu terasa di setiap jalan, di setiap gampong di Kota Band Aceh.

Karena itu, Ia meminta Para Camat di Kota Banda Aceh untuk turun ke Gampong-gampong untuk mengimbau dan menginstruksikan pemasangan bendera disetiap rumah warga dan tempat usaha di Kota Banda Aceh.

“Pengibaran bendera merah putih juga sebagai bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan,” tegasnya.

Ismawardi menambahkan, kesadaran masyarakat dalam memeriahkan HUT RI memang harus terus dipupuk.

Ia tak ingin generasi muda semakin kehilangan rasa kebangsaan hanya karena hal-hal kecil seperti abai mengibarkan bendera.

“Saya khawatir kalau ini terus dibiarkan, rasa nasionalisme kita akan semakin pudar. Mulailah dari hal sederhana: pasang bendera di depan rumah,” ujarnya.

Pantauan di beberapa titik, seperti kawasan Peunayong, Simpang Lima, dan Ulee Kareng, memang terlihat hanya sebagian kecil bendera yang berkibar.

Sementara di area kantor pemerintahan, hiasan kemerdekaan mulai terlihat, namun belum merata.

Ismawardi berharap, SE yang telah dikeluarkan Wali Kota dapat dilaksanakan oleh seluruh warga Banda Aceh bisa bergerak bersama.

“Semarak merah putih itu bukan hanya simbol. Dia mengikat kita sebagai bangsa, membuat kita merasa satu,” pungkasnya.[]