Hunter dan Taufik Juara Catur di Gue Gajah

Redaksi3
Anggota DPRK Banda Aceh, M Iqbal menyerahkan hadiah kepada juara kategori atlet, Taufik pada turnamen Kuala Travel di Gue Gajah, Aceh Besar, Minggu (15/6/2025). Foto : Sudirman Mansyur.
A-AA+A++

habanusantara.net, Banda Aceh – Hunter Chalid dan Taufik tampil sebagai juara catur kategori atlet dan non atlet pada turnamen catur cepat 15 menit yang disponsori Sarwoko Kuala Travel, di suatu Warkop di kawasan Gampong Geu Gajah, Aceh Besar, Minggu (15/6/2025).

Hunter meraih juara kategori atlet, setelah mengumpulkan 4,5 point skor (Pts) hasil 4 kali menang, sekali remis dari lima babak pertandingan sistim Swiss yang diikuti 22 pecatur dari Banda Aceh, Aceh Besar dan Pidie.

Sedangkan Taufik dari Aceh Besar juara di kategori non atlet setelah meraih nilai 6,5 Pts, hasil 6 kali menang, sekali remis dari 7 babal pertandingan sistim Swiss yang diikuti 56 pecatur dari Banda Aceh, Aceh Besar dan Pidie.

Peringkat 1 – 7 kategori Atlet  yang diberikan hadiah yaitu Hunter Chalid (Banda Aceh), Agussalim ZA (Pidie), Fudhailul  Bari (The Pawn, Banda Aceh), Romi Kamang (Kobra 512, Aceh Besar), Suryadi (Kobra 512), Musyawir (Kobra 512) dan Agusman (Aceh Besar)

Peringkat 1 – 10 non atlet yang diberikan hadiah yaitu Taufik (Aceh Besar), T Arif (Kobra 512), Misri (Huntara Chess Club), Zakaria (Pidie), Ikhsan (Aceh Besar), Afiful Kiram (Banda Aceh), Hans (Aceh Besar),Husaini (Doctor Chess Club), Musliadi (Lampulo Chess Club) dan Adi Neusu (Huntara Chess Club).

Sarwoko dari Kuala Travel menyebutkan, kegiatan turnamen yang dilakukan ini agar olahraga catur di Aceh semakin ramai dan  semarak. “Mari kita bersama bumikan catur di Aceh,” ujar pria yang ramah dan murah senyum ini.

Ia mengatakan, turnamen yang dibuat ini juga untuk meningkatkan silaturrahmi sesama penggemar dan atlet catur. “Saya dukung kegiatan catur karena cinta saja, sehingga ia tak berbatas,” katanya.

Sementara Anggota DPRK Banda Aceh, Muhammad Iqbal yang turut hadir, usai kegiatan kepada habanusantara.net menyebutkan, pagelaran turnamen ini sesuatu ruang kegiatan positif bagi masyarakat dan ajang silaturrahmi. (Sudirman Mansyur).