Habanusantara.net – Seorang pria berusia 40 tahun di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, dilaporkan menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, pada Jumat, 4 Oktober 2024 kemarin.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh suara bising dari kenalpot sepeda motor korban yang mengganggu pelaku.
Menurut keterangan warga setempat, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, usai korban pulang dari shalat Ashar.
“Korban baru saja pulang shalat ketika pelaku menunggunya dengan memegang sebilah parang,” ungkap seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Dari informasi yang diperoleh, suara bising dari kenalpot sepeda motor korban yang dianggap ‘brong’ diduga membuat pelaku merasa terganggu.
“Saat korban melintas, pelaku langsung menanyakan, ‘apa maksud kau geber-geber?’,” jelas warga setempat. Tanpa sempat memberikan jawaban, korban langsung diserang dengan parang yang mengakibatkan luka parah di kepala, bahu, dan tangan.
“Korban langsung dibacok. Pelaku setelah itu meninggalkan korban tanpa rasa bersalah,” tambahnya.
Setelah insiden tersebut, korban segera dilarikan ke RSUD Aceh Tamiang untuk mendapatkan perawatan medis. Keadaan korban dilaporkan cukup serius akibat luka yang dialaminya.
Sementara itu, istri korban telah melaporkan kejadian ini ke Polres Aceh Tamiang, didampingi Kepala Dusun setempat, untuk penanganan lebih lanjut.





