Headline

BNNP Aceh Bakar 7 Ribu Batang Ganja di Indrapuri

×

BNNP Aceh Bakar 7 Ribu Batang Ganja di Indrapuri

Sebarkan artikel ini
Musnahkan Ganja
Musnahkan Ganja

Habanusantara.net- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh melaksanakan pemusnahan sekitar 7 ribu batang ganja dengan cara dibakar di lahan seluas 2,5 hektare di Desa Meureu, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, pada Sabtu (1/6). Diperkirakan berat ganja basah tersebut mencapai 3 ton.

Pemusnahan tersebut dipimpin oleh Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Aceh, Kombes. Pol. Andri Koko Prabowo,  di Lapangan Sepak Bola Gampong Meureu diikuti oleh 85 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan masyarakat setempat sebagai tenaga bantuan operasi (TBO).

Plh. Kepala BNNP Aceh, Agus Mulya, menjelaskan bahwa sekitar 7 ribu batang ganja yang dimusnahkan tersebut memiliki tinggi hingga 3 meter.

“Pemusnahan dilakukan dengan cara mencabut batang ganja, kemudian dibakar,” jelas Agus.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pra Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang akan diperingati pada tanggal 26 Juni 2024 mendatang.

Upaya ini juga sebagai bentuk nyata mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkotika), khususnya dalam penanganan narkotika di wilayah provinsi Aceh.

Dengan dilakukannya pemusnahan ladang ganja ini, BNNP Aceh berharap dapat mengurangi peredaran narkotika di wilayah tersebut dan menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberantas narkotika.

“Kita akan terus melakukan operasi serupa untuk memastikan Aceh bebas dari narkotika,” tambah Kombes Andri.

Operasi pemusnahan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat yang turut membantu dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam upaya kita bersama untuk memerangi narkotika,” tutup Agus.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi peringatan bagi para pelaku kejahatan narkotika bahwa BNNP Aceh bersama TNI, Polri, dan masyarakat akan terus berupaya keras untuk memberantas peredaran narkotika di Aceh.[]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close
error: