Headline

Anggota Dewan Desak Situs Judi Diblokir, Bukan Cuma Tangkap Pemain

×

Anggota Dewan Desak Situs Judi Diblokir, Bukan Cuma Tangkap Pemain

Sebarkan artikel ini
Anggota Dewan Kota Banda Aceh Daniel Abdul Wahab
Anggota Dewan Kota Banda Aceh Daniel Abdul Wahab

Habansuantara.net – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, memberikan apresiasi kepada kepolisian atas upaya mereka dalam menangkap dan memberantas judi online di Banda Aceh, Aceh, dan Indonesia secara keseluruhan. Namun, ia menekankan bahwa langkah ini belum cukup untuk menyelesaikan masalah yang sebenarnya.

“Kita berharap pemerintah, baik di tingkat daerah, provinsi, hingga pusat, bisa bersinergi untuk mematikan situs judi online. Ini adalah langkah yang tepat,” ujar Daniel Abdul Wahab.

Menurutnya, penangkapan pelaku judi online hanya memberikan efek jera sementara.

“Penangkapan mungkin hanya sesaat untuk efek jera. Kita yakin aparat keamanan pun memiliki keterbatasan personel untuk memantau semua handphone atau tempat orang bermain karena ini adalah judi online. Susah kita pantau semua HP orang satu per satu karena banyak sekali,” tambahnya.

Daniel mengakui bahwa banyak dari pelaku yang ditangkap adalah rakyat kecil yang telah terlena oleh godaan judi online.

“Kalau Pemerintah terus dengan solusi menangkap pemakai, maka kita yakini banyak Rakyat kecil yang tertangkap krna yg menjadi korban dari judi online ini, tapi polisi harus menangkap pemilik situs judi online itu kemudian pemerintah untuk menutup situs agar rakyat tidak menjadi korban,” tegasnya.

 

Menurut Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR Kota Banda Aceh, penangkapan pelaku judi online hanya akan menjadi beban bagi negara.

“Kalau pemerintah terus menerus menangkap pelaku judi online, justru akan menjadi beban negara terus menerus, dimana setelah ditangkap, di penjara, diberi makan, belum lagi nanti penjara akan penuh. Tentu ini bukan solusi konkrit,” tambahnya.

Meskipun demikian, Daniel memberikan apresiasi kepada aparat keamanan atas tindakan pencegahan yang telah dilakukan.

“Kami apresiasi aparat keamanan atas antisipasi dan pencegahannya untuk memberikan efek jera,” katanya.

Namun, ia menekankan bahwa pemerintah harus mencari solusi yang lebih jitu untuk memberantas judi online.

“Pemerintah harus memikirkan langkah yang lebih efektif karena mereka memiliki kekuatan dan kekuasaan besar untuk mematikan situs-situs ini dalam rangka melindungi rakyatnya dari kemudaratan,” jelas Daniel.

Daniel meminta pemerintah, khususnya lembaga yang menangani teknologi informasi, untuk segera memblokir semua situs judi online.

“Dengan memblokir situs-situs penyedia judi online, kita dapat mengatasi masalah ini dari akarnya,” kata Daniel.

Ia yakin bahwa dengan mematikan situs-situs ini, pemerintah bisa melindungi masyarakat dari dampak negatif judi online.

Dengan memprioritaskan pemblokiran situs-situs judi online, pemerintah diharapkan tidak hanya menangani pelaku di lapangan tetapi juga menghentikan sumber utama dari kejahatan ini.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam upaya memberantas judi online di Indonesia.
Selain itu, Daniel mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam melaporkan situs-situs judi online yang masih beroperasi agar tindakan pencegahan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam upaya ini. Jika kita semua bersatu, kita bisa menghentikan aliran utama dari kejahatan ini,” ujarnya.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close
error: