Habanusantara.net – Israel kembali membombardir warga Negara Palestina pada tahun baru masehi 2024, dikutip Senin 1 Januari 2023. 100 warga tak bersalah dilaporkan meninggal dalam serangan tersebut.
Serangan bom membabibuta itu dilakukan israel menggunakan pesawat tempur dan pesawat tanpa awak alias atau drone.
Dilansir dari The Guardian, Senin 1 Januari, otoritas kesehatan Gaza menyampaikan bahwa 48 orang meninggal dunia dalam pemboman besar-besaran oleh israel di Kota Gaza, Minggu 31 Desember 2023 kemarin.
Pertempuran sengit masih berlangsung meskipun ada klaim dari Pasukan Pertahanan israel bahwa bagian utara wilayah yang diblokade tersebut sebagian besar berada di bawah operasi israel.
Serangan lain menewaskan 20 orang yang berlindung di Universitas al-Aqsa di sebelah barat Kota Gaza.
Di bagian selatan Gaza, daerah yang sebelumnya diidentifikasi sebagai zona evakuasi bagi 2,3 juta penduduk di jalur tersebut.
Sekitar 85% di antaranya telah meninggalkan rumah mereka, setelah diserang melalui udara dan artileri selama seminggu terakhir ketika israel memperluas operasi daratnya.
Saat ini, israel sedang menargetkan Nuseirat, Maghazi dan Bureij, sebuah kawasan kamp yang dipenuhi pengungsi dan pelayanan yang buruk.
Jalur tersebut, dibangun untuk menampung pengungsi Palestina yang meninggalkan rumah mereka selama perang tahun 1948 atas pembentukan negara israel.
Karena serangan itu, pada hari Minggu sekitar 35 orang telah meninggal akibat pemboman di daerah tersebut.
Hussein Siam, yang kerabatnya menjadi korban tewas dalam serangan di lingkungan pusat Zawayda, mengatakan kepada Associated Press, “Mereka adalah orang-orang yang tidak bersalah.”
Populasi kamp-kamp tersebut telah membengkak dengan ratusan ribu pengungsi baru sejak serangan Hamas terhadap Israel pada tanggal 7 Oktober 2023.





