Daerah

DPPPA Ungkap Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Aceh Meningkat

×

DPPPA Ungkap Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Aceh Meningkat

Sebarkan artikel ini
Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Aceh. Foto: Ist

Habanusantara.net – Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPPA) Aceh mengungkap bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aceh meningkat 10 persen.

Kata Plt Kepala DPPPA Aceh, Meutia Juliana, kasus tersebut terhitung sejak pandemi covid-19 tahun 2020 hingga 2023.

“Terus mengalami peningkatan, kita bagaikan melihat dua sisi mata uang,” kata Meutia Juliana, Senin 11 Desember 2023 lalu.

Meutia menjelaskan, kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aceh diketahui terus meningkat karena korban sudah mulai berani membuat laporan.

Dengan adanya laporan dari korban, kasus kasus tersebut tercatat dan mulai diketahui, sehingga pemerintah dapat mengambil sikap.

“Setelah warga membuat laporan terkait kekerasan yang dialami baik bagi perempuan dan anak, aduan tersebut nantinya akan diproses dan data dari pelapor akan dirahasiakan.”

DPPPA Aceh saling bersinergi dengan dinas terkait dan aparat keamanan. DPPPA juga melibatkan LSM yang selama ini berkecimpung dalam isu hukum serta kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menurut data yang diterima, pada tahun 2020, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak mencapai 905 kasus, naik lagi menjadi 924 pada tahun 2021.

Pada tahun 2022 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak Aceh menjadi 1.092. Sedangkan sejak Januari hingga Oktober 2023, menurut data yang diperoleh Pemerintah, tercatat mencapai 849 kasus.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close