ADVERTORIALDPRKParlemen

Anggota DPRK Banda Aceh Silaturahmi dan Tampung Aspirasi Warga Rukoh

×

Anggota DPRK Banda Aceh Silaturahmi dan Tampung Aspirasi Warga Rukoh

Sebarkan artikel ini

Habanusantara.net – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Heri Julius, mengadakan pertemuan silaturahmi dengan warga Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, untuk mendengar dan menanggapi aspirasi mereka.

Pertemuan yang dihadiri oleh Keuchik Gampong Rukoh, Ibnu Abbas, serta tokoh masyarakat dan warga, mengupas berbagai permasalahan yang tengah dihadapi oleh gampong tersebut.

Keuchik Gampong Rukoh, Ibnu Abbas, turut hadir dalam pertemuan tersebut, bersama dengan sejumlah aparat gampong, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan sejumlah permasalahan yang tengah dihadapi oleh Gampong Rukoh.

Ibnu Abbas menyoroti bahwa beberapa isu yang berkembang di masyarakat terkadang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di gampong. Ia menyebutkan bahwa isu-isu yang berkembang di luar sana, terutama melalui media, kadangkala tidak mencerminkan keadaan sehari-hari di Gampong Rukoh.

Ibnu Abbas mencontohkan bahwa kenduri maulid Nabi Muhammad SAW baru-baru ini dihadiri oleh banyak warga, menunjukkan dukungan dan partisipasi masyarakat setempat.

Namun, Ibnu Abbas juga mengakui bahwa terdapat permasalahan kecil di gampong tersebut, terutama terkait dengan pemberhentian ketua pemuda.

Dalam penjelasannya, ia menyampaikan bahwa isu-isu yang berkembang di luar sana tidak selalu mencerminkan kenyataan di tingkat lokal.

Heri Julius, dalam responsnya, membahas sejumlah permasalahan yang disampaikan oleh warga. Salah satunya adalah permasalahan terkait Masjid Jamik Silang, Rukoh-Blangkrueng, yang masih menjadi isu hingga saat ini.

Ia menyayangkan bahwa meski pemerintah Kota Banda Aceh telah turun tangan, permasalahan tersebut masih berlanjut tanpa penyelesaian yang jelas.

“Sangat kita sayangkan melihatnya, hingga masalah tersebut masih terus mencuat kepermukaan,” ungkap Heri Julius. Ia juga mengangkat persoalan penyegelan kantor keuchik, pendirian pos di sekitar Kantor Keuchik Gampong Rukoh, lahirnya keuchik adat, serta permintaan pengunduran diri keuchik.

Heri Julius berharap agar semua pihak, termasuk perangkat gampong, tokoh masyarakat, dan keuchik, dapat bekerja sama untuk menciptakan kedamaian dan keamanan di Gampong Rukoh.

Dalam kesempatan itu, ia mengharapkan agar tidak ada lagi penyegelan kantor keuchik, karena kantor tersebut merupakan sarana pelayanan masyarakat gampong setempat.

“Jangan ada lagi yang namanya penyegelan kantor keuchik, karena itu sebagai sarana pelayanan masyarakat gampong setempat,” pintanya.

Heri Julius mengakhiri pertemuan dengan keyakinan bahwa kebersamaan dan kesepakatan bersama akan membawa dampak positif untuk Gampong Rukoh.

Ia berharap bahwa melalui kerja sama yang baik, berbagai permasalahan yang dihadapi gampong tersebut dapat diatasi, dan kedepannya tidak akan muncul lagi masalah yang membelenggu kemajuan dan keharmonisan masyarakat.[Adv]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close
error: