Headline

Curi Barang Pecah Belah Milik Warga, Pemuda ini Harus Meringkuk Dalam Sel

×

Curi Barang Pecah Belah Milik Warga, Pemuda ini Harus Meringkuk Dalam Sel

Sebarkan artikel ini

Habanusantara.net- Kejahatan di Banda Aceh kembali terjadi. Kali ini, seorang pemuda berinisial MMW (27) warga Gampong Ateuk Pahlawan, ditangkap oleh Unit Resintel Polsek Baiturrahman, Polresta Banda Aceh setelah terbukti mencuri barang pecah belah milik warga setempat.

Dalam aksinya, pelaku diduga melakukan pencurian bersama tiga orang temannya yang saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kapolsek Baiturrahman, AKP Iskandar Muda, mengungkapkan bahwa kejadian pencurian tersebut terjadi pada bulan Juni 2023 lalu. MMW berhasil tertangkap berkat rekaman CCTV yang merekam aksinya saat mencuri barang pecah belah milik Kaum Ibu Dusun Pahlawan. Kejadian tersebut dilaporkan oleh Ketua Kaum Ibu Dusun Pahlawan, Ona Marlina.

Setelah mendapatkan laporan, Unit Reskrim dan Unit Intel Polsek Baiturrahman langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya. MMW ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP.B/10/VI/2023/SPKT/Sek Baiturrahman, tanggal 30 Juni 2023, yang menyatakan bahwa pelaku melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Dalam penggeledahan di rumah pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang terdiri dari 5 lusin gelas duralek, 6 unit prasmanan, 5 lusin piring indokeramik, 1 unit kompor, dan 2 ember warna hijau. Meski sudah berhasil mengamankan barang bukti tersebut, pihak kepolisian masih terus melakukan pencarian terhadap barang-barang hasil curian yang mungkin telah dijual kepada penadah. Kerugian yang dialami oleh kaum Ibu Dusun Pahlawan diperkirakan mencapai Rp 14 juta.

Kapolsek Baiturrahman, AKP Iskandar Muda, menjelaskan bahwa pelaku tertangkap setelah rekaman CCTV mengungkapkan identitasnya. Rekaman tersebut diperoleh dari rumah salah satu warga yang memiliki kamera pengawas yang menghadap ke gudang penyimpanan barang milik kaum Ibu Dusun Pahlawan.

“Dari interogasi yang dilakukan, pelaku mengaku bahwa dirinya melakukan pencurian bersama tiga orang temannya yang berinisial RI, ED, dan WH,” ungkap Kapolsek Iskandar Muda. “Kami sedang melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku lainnya dan telah menyebar Daftar Pencarian Orang (DPO) mereka,” lanjutnya.

Saat penangkapan dilakukan, MMW sedang tertidur di rumahnya. Pelaku langsung mengakui perbuatannya setelah ditemukan sejumlah barang bukti hasil curian di rumahnya, termasuk 5 lusin gelas duralek. Saat ini, pihak kepolisi an sedang melengkapi berkas dan melakukan penahanan terhadap tersangka. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pencurian.

Kasus pencurian ini menjadi peringatan bagi warga Banda Aceh untuk tetap waspada terhadap kejahatan di lingkungan sekitar. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar melaporkan segala kejadian mencurigakan yang terjadi di sekitar mereka, serta meningkatkan keamanan rumah dan lingkungan agar dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan.

Diharapkan dengan penangkapan pelaku dan upaya pengejaran terhadap pelaku lainnya, kejahatan di Banda Aceh dapat ditekan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Pihak kepolisian berjanji akan terus berupaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya mengamankan barang berharga di rumah dan menginstal sistem keamanan seperti kamera pengawas CCTV. Hal ini dapat membantu dalam mengidentifikasi pelaku kejahatan dan meningkatkan efektivitas tindakan penegakan hukum.

Dalam rangka menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, partisipasi aktif dari masyarakat sangatlah penting. Semua pihak diharapkan saling berkoordinasi dan bekerja sama untuk mencegah dan memberantas kejahatan di Banda Aceh.[]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close