“Sekitar 40 menit, saya berhenti disitu dan baru kemudian masuk jalan tol Tanjung Morawa. Tidak ada rasa curiga apapun, tak lama setelah di tol perasaan saya mobil koq enggak enak dinaikin,”sebut Hermida.
Ia mengaku sempat menambah kecepatan laju kendaraannya. Namun semakin kencang mobil pun semakin tidak enak dikendaraai. Karena itu ia pun kemudian memilih menepi kembali di area dekat percabangan tol ke arah Tebing Tinggi.
“Akhirnya saya keluar dan lihat kalau ban kiri belakang kempes. Didepan dan belakang saya tidak ada mobil lain yang berhenti. Saya masuk kedalam mobil baru kemudian menghubungi suami,”kata Hermida.
Ia menyebut tidak lama kemudian datang seorang pria memakai helm hitam dan masker hitam. Pria tersebut muncul sekitar 50 meter dari posisi mobilnya. Ia menduga kalau pria yang menjadi pelaku tersebut datang dari area samping tol.














