Kondisi ini terjadi lantaran jalan desa yang berupaya jalur tanah setapak seketika berubah licin dan berlumpur tebal usai diguyur hujan.
“Kalau sudah hujan, repot kalilah warga dusun ini untuk menuju keluar, kecuali mau memutar dengan jarak yang lebih jauh dan waktu tempuh yang lebih lama,” ungkap Tarigan.
Tapi beberapa hari ke depan, dilema yang dirasakan warga Dusun VIII Pagar Gunung ini akan segera pupus. Jalan tanah setapak yang lama tak tersentuh pembangunan, akan berganti jalan cor beton.



















