Setidaknya sebut Heri Julius, satu diantara program yang diusulkan tersebut terlaksana agar mereka bisa lebih bersemangat dalam bekerja.
“Kalau lah seperti ini setiap tahunnya musrembang digelar tanpa ada realisasinya terkesan ecek ecek,” ujarnya.
Disampaikannya, minimal setiap tahunnya adalah usulan program yang disampaikan warga disetujui. Paling tidak dari berbagai usulan program salah satunya ada yang terlaksana. Janganlah setiap tahun musrembang dilaksanakan tetapi tidak satupun program yang terealisasi.
“Mengenai anggarannya berapa itu terserah, kata Heri Julius, namun setidaknya adalah dari sejumlah program yang diusulkan setidaknya satu program terealisasi, sesuai kuota.” terangnya.
Lebih lanjut, Camat Syiah Kuala, Aulia Dahlan, mengatakan dengan Musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) kecamatan yang digelar dari 10 gampong yang ada diwilayah kerjanya diharapkan akan lebih baik kedepannya dalam setiap perencanaan pembangunan yang disulkan oleh warga gampong.
“Musrembang Kecamatan dilaksanakan setiap tahun. Perencanaan tahun ini dilaksanakan untuk tahun 2021. Dimana prioritas perencanaan awal dilaksanakan dan diusulkan oleh warga melalui musrembang gampong hingga ke musrembang kecamatan melalui APBK,”ujarnya.
Mudah mudahan harap Aulia, Pemerintah melalui musrembang kecamatan mampu merealisasikan usulan usulan terhadap pembangunan yang diusulkan masyarakat gampong.
Tambah Aulia Dahlan, pada umumnya masyarakat di gampong perencanaan program pembangunan lebih mengarah pada pembangunan infrastruktur, baik jalan maupun drainase.
Dia berharap dengan musrembang akan lebih baik kedepannya. (Adv)














