Sosok H. Heri Julius Wakil Rakyat Yang Merakyat
Menurut Heri, dirinya mulai meninggalkan profesi seorang polisi sejak dirinya ditugaskan ke Meulaboh. Dan itu bukan menjadi persoalan bagi dirinya. Sebagai abdi negara saya siap dipindah tugaskan kemanapun.
Saat itu pasca tsunami banyak persoalan yang harus saya kerjakan.sebab pada saat pasca tsunami di gampong Jelingke saya dipercayakan sebagai koordinator pembangunan sehingga banyak persoalan persoalan yang harus saya benahi. Apalagi pada saat itu kan RI Gam sudah damai .
Para kombatan kombatan Gam turun mereka kumpul bersatu bersama masyarakat. Pada saat itu saya masih berprofesi polisi. Ya karena saya polisi ya bisa jadi mereka senang berteman sama saya.
Terpaksa saya harus wira -wiri dari meulaboh ke Banda Aceh. Mau gak mau, suka gak suka harus saya jalani. Meskipun dalam perjalanannya sangat begitu melelahkan tapi apa boleh buat, semua yang saya kerjakan untuk kepentingan masyarakat.
Karena itu saya meminta kepada Waka Polres agar saya ditugaskan diperbatasan saja agar saya bisa menghendel semua pekerjaan yang saya emban. Artinya sebagai abdi negara tidak terganggu dan bekerja untuk masyarakat pun bisa saya jalankan.
Dikatakan Heri pada saat dirinya meminta pensiun dini bukan semudah itu banyak prosesi yang harus di jalani.
Sebagai seorang polisi pada saat itu saya sangat aktif seperti seseorang yang baru bertugas sebagai polisi. Artinya saya tidak banyak punya masalah. Saya bertugas sebagaimana fungsi dan tugas seorang polisi.













