Banjir Aceh Tenggara Meluas ke Enam Kecamatan, Jalan Nasional Tak Bisa Dilalui

Redaksi
A-AA+A++

HABANUSANTARA.NET, – Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Tenggara sejak Senin malam (26/10/2026) hingga Rabu dini hari menyebabkan banjir di sejumlah permukiman warga. Luapan sungai merendam wilayah di enam kecamatan, sementara akses transportasi di beberapa lokasi ikut terganggu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Mohd. Asbi, mengatakan banjir terjadi setelah debit air sejumlah sungai meningkat akibat tingginya curah hujan. Kondisi tersebut membuat tanggul tidak mampu menahan luapan air hingga masuk ke kawasan permukiman.

Selain curah hujan, kedangkalan di sejumlah dasar aliran sungai juga disebut menjadi salah satu faktor yang memicu banjir.

Enam kecamatan yang terdampak meliputi Bambel, Lawe Bulan, Deleng Pokhison, Lawe Sigala-Gala, Badar, dan Lawe Sumur.

Di Kecamatan Bambel, banjir merendam Desa Kuning I, Pinding, Pancar Iman, Bambel Gabungan, Terutung Seperai, Likat, dan Rikit. Di Kecamatan Lawe Bulan, wilayah terdampak meliputi Desa Lawe Sagu Hulu dan Kandang Mbalang Mandiri.

Sementara itu, banjir di Kecamatan Deleng Pokhison dilaporkan terjadi di Desa Bunga Melur. Di Kecamatan Lawe Sigala-Gala, genangan melanda Desa Mulia Damai, Suka Damai, dan Gelah Musara.

Adapun di Kecamatan Badar, banjir berdampak pada Desa Kumbang Jaya. Sementara di Kecamatan Lawe Sumur, genangan terjadi di Desa Terutung Lawe Pasaran.

“ Kondisi saat ini, banjir masih menggenangi permukiman warga, hujan juga belum berhenti,” kata Asbi, Rabu malam (28/10/2026).