Ayahwa Hadiri Muzakarah Ulama Se-Aceh di Aceh Timur

Syaiful AN
Bupati Aceh Utara Ayahwa menghadiri Muzakarah Ulama Se-Aceh di Aceh Timur yang membahas tujuh persoalan keagamaan masyarakat. (Pemkab Aceh Utara)
A-AA+A++

HABANUSANTARA.NET – Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil atau Ayahwa menghadiri Muzakarah Ulama Se-Aceh ke-XV Tahun 2026 M/1448 H di Kompleks Dayah Bustanul Huda, Alue Cek Doi, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Ahad, 27 September 2026.

Muzakarah tersebut membahas tujuh rumpun persoalan keagamaan, yakni zakat, wakaf, tauhid, tasawuf, faraidh, haji dan jual beli. Pembahasan itu berkaitan dengan sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Ayahwa hadir bersama Anggota DPD RI asal Aceh Azhari Cage, Wakil Bupati Aceh Timur Teuku Zainal Abidin, Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), serta sejumlah tokoh lainnya.

Forum tersebut mempertemukan ulama dari berbagai daerah di Aceh untuk mengkaji persoalan umat berdasarkan fikih, tauhid, tasawuf dan khazanah keislaman lainnya.

Sejumlah ulama yang hadir dalam muzakarah antara lain Tgk. H. Abdul Manan atau Abu Blang Jruen, Tgk. H. Muhammad Amin Daud atau Ayah Cot Trueng, Abah Zainuddin atau Abah Sarah Teubee, Tgk. H. Muhammad Sufi Ibrahim atau Abi Sufi Paloh Gadeng, serta Tgk. H. Muhammad Daud Hasbi atau Abi Daud.

Turut hadir Tgk. H. Muhammad Ja’far Sulaiman atau Abi Lueng Angen, Abon Abu Yazid Al-Yusufi atau Abon Abdya, Waled H. Nuruzzahri atau Waled Samanga, dan Abi H. Zainuddin Ibrahim atau Abi Doi Bayu.

Bagi pemerintah daerah, muzakarah menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi keilmuan dan silaturahmi antara ulama, pemerintah serta tokoh masyarakat di Aceh.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk membahas persoalan yang bersentuhan dengan ibadah dan muamalah, termasuk pengelolaan zakat dan wakaf, pembagian warisan, pelaksanaan haji serta transaksi jual beli.

Ayahwa berharap tradisi muzakarah dan forum keilmuan ulama tetap dipelihara sebagai bagian dari khazanah Islam di Aceh. Pembahasan para ulama diharapkan dapat membantu masyarakat memahami berbagai persoalan keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Muzakarah Ulama Se-Aceh ke-XV berlangsung di Dayah Bustanul Huda dengan melibatkan ulama dari berbagai daerah di Aceh.[SA]