Dinkes Dorong Deteksi Dini HIV dan Penghapusan Stigma, Puluhan Peserta Ikuti Pemeriksaan Sukarela

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net— Sebanyak 49 peserta mengikuti skrining HIV secara sukarela dalam kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan yang digelar Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan berlangsung di Pusat Rehabilitasi Narkoba Yayasan Al Fatha dan dilaksanakan Dinkes Banda Aceh melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P).

Skrining tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan. Peserta terlebih dahulu mendapatkan edukasi mengenai HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS), serta pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM).

Kabid P2P Dinkes Banda Aceh drg Supriady R, M.Kes mengatakan pemeriksaan dilakukan secara sukarela dengan memperhatikan keamanan, kerahasiaan dan kenyamanan peserta.

“Pemeriksaan dilaksanakan secara sukarela, aman, rahasia, dan humanis,” kata Supriady.

Menurutnya, skrining menjadi bagian penting dalam mendeteksi HIV lebih dini. Dengan mengetahui status kesehatan lebih awal, seseorang dapat memperoleh penanganan sesuai kebutuhan.

Edukasi juga diberikan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai HIV/AIDS dan IMS, sekaligus mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan.

Dinkes Banda Aceh menilai pendekatan edukasi dan deteksi dini perlu terus diperluas agar masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan pemeriksaan HIV.

Pelaksanaan skrining di pusat rehabilitasi juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pemeriksaan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut.

Selain mendorong deteksi dini, kegiatan tersebut diarahkan untuk mengurangi stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS. Pemahaman yang tepat diharapkan membuat masyarakat melihat pemeriksaan dan pengobatan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.

“Melalui edukasi dan deteksi dini, kami terus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan, tidak ragu melakukan pemeriksaan, serta bersama-sama menghapus stigma terhadap HIV/AIDS,” ujar Supriady.[***]