Kesehatan Keluarga Dimulai dari Sanitasi Aman, Dinkes Ajak Warga Rutin Kuras Septic Tank

Redaksi
A-AA+A++

Habansuantara.net — Menjaga kesehatan keluarga tidak cukup hanya dengan memperhatikan makanan dan pola hidup.

Kondisi sanitasi di lingkungan rumah juga menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan, terutama dalam pengelolaan limbah rumah tangga dan septic tank.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Nurjannah, SKM., MKM., mengingatkan masyarakat agar memastikan septic tank di rumah terawat dan dikuras secara berkala.

Menurut Nurjannah, septic tank yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi sumber pencemaran. Limbah tinja yang merembes atau meluap berpotensi mencemari tanah, air dan lingkungan sekitar, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko penularan penyakit.

“Sanitasi yang aman sangat penting untuk melindungi kesehatan keluarga. Kalau sanitasi tidak dikelola dengan baik, dampaknya bukan hanya pada lingkungan, tetapi juga bisa menimbulkan berbagai penyakit,” kata Nurjannah dalam kegiatan pendampingan Gampong percontohan sanitasi di kantor Keuchik Jeulingke, Banda Aceh, 10 September 2026

Sejumlah penyakit dapat muncul akibat buruknya sanitasi, mulai dari diare, kecacingan, penyakit kulit, tifoid hingga hepatitis A. Penularannya dapat terjadi melalui air, makanan, tangan maupun lingkungan yang telah tercemar.

Kondisi sanitasi juga berkaitan dengan tumbuh kembang anak. Infeksi yang terjadi berulang serta lingkungan yang tidak sehat dapat mengganggu kondisi kesehatan dan penyerapan gizi anak sehingga berisiko memengaruhi pertumbuhan.

Karena itu, masyarakat diminta tidak hanya memastikan keberadaan jamban sehat, tetapi juga memperhatikan kondisi septic tank. Lumpur tinja yang terus menumpuk perlu disedot secara berkala agar septic tank tidak penuh dan mencemari lingkungan.

Penyedotan dapat dilakukan secara terjadwal, sekitar dua hingga tiga tahun sekali, atau lebih cepat apabila mulai muncul tanda seperti air toilet mengalir lambat, bau tidak sedap atau kondisi septic tank menunjukkan sudah penuh.

Nurjannah mengatakan kebiasaan menjaga sanitasi sebaiknya dimulai dari rumah. Selain merawat septic tank, masyarakat juga perlu membiasakan mencuci tangan dengan sabun, menggunakan air bersih, menjaga kebersihan jamban serta lingkungan sekitar.

“Pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati. Dengan sanitasi yang aman, kita tidak hanya menjaga kesehatan hari ini, tetapi juga melindungi keluarga dan generasi yang akan datang,” ujarnya.[***]