Lerai Keributan, Bendahara JMSI Aceh Utara Diduga Dipukul Dua Oknum TNI

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net — Kericuhan seusai pertandingan sepak bola di Lapangan Bola Kaki Bumigas, Blang Jruen, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, berujung pada dugaan pemukulan terhadap Ketua Pemuda Gampong Ampeh, Haiqal Alfikri.

Haiqal yang juga Bendahara Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Aceh Utara–Lhokseumawe dilaporkan mengalami pemukulan saat berupaya melerai kericuhan seusai pertandingan antara Gampong Ampeh dan Gampong Trieng.

Berdasarkan informasi awal yang diterima, kericuhan bermula setelah salah seorang pemain Gampong Trieng melakukan selebrasi di hadapan pendukung Gampong Ampeh. Aksi tersebut disebut memicu reaksi dari sejumlah pendukung hingga terjadi ketegangan.

Situasi kemudian memanas. Haiqal yang berada di lokasi berusaha melerai kedua pihak agar keributan tidak berkembang menjadi bentrokan.

Namun, saat berada di tengah kericuhan, Haiqal justru dilaporkan terkena pukulan. Pemukulan tersebut diduga dilakukan oleh dua oknum anggota TNI yang disebut bertugas di Koramil 10/Tanah Luas, yakni Sertu Hendra dan Sertu Junaidi.

Akibat kejadian itu, Haiqal mengalami cedera dan harus mendapatkan penanganan medis. Ia kemudian dirujuk ke RSU Cut Meutia untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

Informasi mengenai insiden tersebut masih berdasarkan keterangan awal. Belum diperoleh keterangan dari pihak Koramil 10/Tanah Luas maupun pihak terkait lainnya mengenai dugaan pemukulan tersebut.

Insiden itu terjadi setelah pertandingan sepak bola antargampong yang sebelumnya berlangsung di Lapangan Bola Kaki Bumigas. Kericuhan kemudian menjadi perhatian warga yang berada di sekitar lokasi.

Kasus dugaan pemukulan tersebut selanjutnya diharapkan dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan proses pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang terlibat.[R]