Sigli. Habanusantara.net
Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, menghadiri Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) Kabupaten Pidie di Aula DeHa Cafe Sigli, Kamis (30/07/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung target eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria tahun 2030. Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa upaya tersebut membutuhkan komitmen bersama, bukan hanya dari sektor kesehatan, tetapi juga pemerintah, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, organisasi masyarakat hingga pemerintah gampong.
“Kita harus memulai dari keyakinan dan komitmen bersama. Tidak mungkin dilakukan sendiri, karena keberhasilan program ini membutuhkan dukungan seluruh pihak,” tegasnya.
Pemkab Pidie juga mendorong penguatan edukasi dan promosi kesehatan, persiapan desa siaga, serta optimalisasi APBG untuk mendukung pencegahan, penemuan kasus, pendampingan pasien dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini penting mengingat masih terdapat gampong yang belum mendeklarasikan komitmen dalam mendukung program penanggulangan ATM.
Data Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie mencatat 928 kasus TBC ditemukan sepanjang 2025, dengan 841 kasus atau 91 persen telah mendapatkan pengobatan. Sementara hingga Juni 2026 tercatat 435 kasus TBC dan 132 kasus HIV/AIDS.
Melalui forum ini, Pemkab Pidie berharap terbentuk komitmen yang semakin kuat hingga tingkat kecamatan, puskesmas dan gampong sehingga upaya eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria dapat dilakukan secara terarah, bertahap dan berkelanjutan.
Turut hadir Ketua RSSH Adinkes Aceh dr. Media Yulizar, MPH, Mitra Dinas Kesehatan Aceh Saiful Kamal, Plh. Asisten I Setdakab Pidie Hasanuddin, Kepala Dinas Kesehatan Pidie dr. Dwi Wijaya, Kepala Dinas Sosial Irwansyah Putra, M.Kes., Kepala DP3AKB Turno Junaidi, S.KM., M.KM., perwakilan Bappeda dan DPMG, para camat, Ketua Pokja TP PKK, kepala puskesmas, serta para keuchik gampong. (Raju)





