Hemat BBM hingga 15 Persen, Ini Cara Berkendara Aman ala Instruktur Honda

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net — Efisiensi bahan bakar tidak hanya dipengaruhi kondisi kendaraan, tetapi juga sangat bergantung pada cara pengendara mengoperasikan sepeda motor di jalan. Perilaku berkendara yang tepat disebut mampu menekan konsumsi BBM hingga 10 sampai 15 persen sekaligus meningkatkan keselamatan selama perjalanan.

Safety Riding Instructor Capella Honda, Reza Novendri, mengatakan sepeda motor yang dirawat dengan baik memang membantu menjaga performa kendaraan tetap optimal. Namun, pola berkendara yang aman dan halus menjadi faktor penting untuk menciptakan efisiensi bahan bakar.

“Perilaku dan cara berkendara menjadi salah satu kunci yang dipercaya dapat menekan efisiensi konsumsi BBM kendaraan saat proses berkendara,” ujar Reza.

Ia menjelaskan, pengendara perlu menghindari gaya berkendara agresif seperti menarik gas secara mendadak maupun melakukan pengereman tiba-tiba. Kebiasaan tersebut membuat mesin bekerja lebih berat dan menyebabkan bahan bakar lebih cepat terkuras.

Menurutnya, menjaga kecepatan tetap stabil juga sangat berpengaruh terhadap konsumsi BBM. Kecepatan ideal untuk efisiensi bahan bakar berada di kisaran 60 hingga 70 kilometer per jam. Sementara berkendara di atas 100 kilometer per jam cenderung membuat konsumsi bensin jauh lebih boros.

Bagi pengguna motor manual, pemilihan posisi gigi percepatan juga harus disesuaikan dengan putaran mesin agar proses pembakaran tetap optimal. Pengendara dapat memanfaatkan indikator eco riding atau panduan perpindahan gigi yang tersedia pada panel kendaraan.

Selain itu, pengendara dianjurkan memanfaatkan momentum saat berkendara. Misalnya dengan menutup gas lebih awal ketika mendekati lampu merah atau kemacetan, sehingga tidak perlu melakukan pengereman mendadak di detik terakhir.

“Menjaga jarak aman juga penting karena memungkinkan pengendara mengerem lebih halus dan menjaga kecepatan tetap konsisten,” katanya.

Reza juga menyarankan pengendara mematikan mesin apabila berhenti lebih dari satu menit guna menghindari pemborosan bahan bakar saat posisi idle. Teknologi ini bahkan sudah tersedia pada sejumlah sepeda motor matic Honda melalui fitur Idling Stop System (ISS).

Tak kalah penting, pengendara diminta mengurangi beban bawaan yang tidak diperlukan serta rutin memeriksa tekanan angin ban sesuai standar. Kondisi ban yang tepat dapat mengurangi hambatan gulir sehingga kendaraan bergerak lebih ringan dan efisien.

Dengan menerapkan pola berkendara yang aman dan efisien, pengendara tidak hanya dapat menghemat biaya bahan bakar, tetapi juga membantu menciptakan perjalanan yang lebih nyaman dan minim risiko kecelakaan.

“Selalu gunakan helm dan jaket saat berkendara. #Cari_aman,” tutup Reza.[*]