habanusantara.net – Underpass Beurawe akhirnya kembali bisa dilalui setelah Pemerintah Kota Banda Aceh bergerak cepat memulihkan sistem pompa air yang sebelumnya lumpuh akibat pencurian kabel.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh, Rulli Syahreza, mengatakan proses pemasangan kabel pompa mulai dilakukan setelah kabel pengganti tiba di Banda Aceh.
“Alhamdulillah sudah bisa dilalui,” ujar Rulli, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, saat ini tim teknis telah melakukan instalasi kabel dari pompa menuju panel kontrol guna memastikan sistem pengendali air di underpass kembali berfungsi normal.
Sebelumnya, pencurian kabel menyebabkan sistem pompa di underpass terganggu dan memicu kekhawatiran terhadap fungsi infrastruktur tersebut, terutama saat hujan deras.
Pemko Banda Aceh kini tidak hanya fokus pada pemulihan fasilitas, tetapi juga memperketat pengamanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Sejumlah langkah pengamanan tambahan mulai disiapkan lintas instansi.
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) akan memasang kamera pengawas (CCTV) di kawasan underpass. Sementara Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) menambah penerangan lampu taman di sekitar lokasi, serta patroli rutin akan dilakukan oleh Satpol PP.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan terhadap fasilitas publik yang selama ini rentan menjadi sasaran pencurian dan vandalisme.
Pemerintah Kota Banda Aceh juga meminta masyarakat ikut menjaga fasilitas umum dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Kami mohon kepada seluruh masyarakat Banda Aceh agar bersama-sama menjaga fasilitas umum supaya tidak terjadi pencurian lagi. Jika melihat hal mencurigakan, segera laporkan demi kenyamanan dan keamanan bersama,” katanya.
Pemulihan cepat Underpass Beurawe sekaligus menjadi ujian bagi pengawasan infrastruktur kota, di tengah meningkatnya kebutuhan keamanan terhadap fasilitas publik yang menopang aktivitas masyarakat setiap hari.[Fira]





