Banjir Rusak Alat Medis Puskesmas Matang Pudeng, Pelayanan Bertahan dengan Peralatan Seadanya

Munawir
A-AA+A++

Habanusantara.net — Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, beberapa hari lalu meninggalkan dampak serius terhadap fasilitas layanan kesehatan. Sejumlah peralatan medis di Puskesmas Matang Pudeng dilaporkan rusak parah, bahkan sebagian terseret arus air, sehingga pelayanan kesehatan terpaksa dijalankan dengan peralatan seadanya.

Pantauan HabaNusantara.net di lokasi, Jumat (19/12/2025), menunjukkan kondisi bangunan puskesmas masih dipenuhi lumpur. Ruang kepegawaian tampak kosong, sementara sejumlah sisa alat pengobatan terlihat rusak dan tidak lagi layak digunakan. Dampak banjir membuat sebagian besar inventaris medis tidak dapat difungsikan kembali.

Akibat keterbatasan tersebut, pelayanan kesehatan di puskesmas hanya dapat menangani pasien dengan keluhan ringan. Sementara pasien dengan kondisi berat atau membutuhkan penanganan medis lanjutan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Idi, Aceh Timur.

Kepala Puskesmas Matang Pudeng, Ners. Nuraida, S.Kep., saat ditemui HabaNusantara.net, mengakui sebagian besar peralatan medis mengalami kerusakan berat akibat terendam banjir. Meski demikian, pihaknya tetap berupaya memastikan layanan kesehatan kepada masyarakat tidak terhenti.

“Banyak alat medis kami rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Namun pelayanan kesehatan tetap berjalan. Kami berusaha semaksimal mungkin, termasuk membuka posko pelayanan kesehatan di setiap desa, bahkan hingga wilayah pedalaman,” ujar Nuraida.

Ia menjelaskan, keterbatasan fasilitas membuat tenaga kesehatan harus bekerja dengan kondisi darurat. Peralatan yang tersisa dan masih dapat digunakan dimaksimalkan untuk melayani masyarakat, sambil menunggu bantuan dan pengadaan ulang dari pemerintah daerah.

Nuraida berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur segera memberikan perhatian serius, khususnya pengadaan kembali alat-alat medis yang rusak di seluruh puskesmas terdampak banjir, dengan prioritas Puskesmas Matang Pudeng. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya dukungan sarana transportasi medis.

“Kami sangat membutuhkan kendaraan operasional seperti mobil Triton, karena akses jalan ke desa-desa cukup sulit, terutama saat menjemput pasien dalam kondisi darurat,” katanya.

Selain kerusakan alat medis, kondisi fisik bangunan puskesmas juga memprihatinkan. Pagar Puskesmas Matang Pudeng dilaporkan mengalami kerusakan dan membutuhkan renovasi. Beberapa fasilitas penunjang lainnya pun rusak berat akibat terjangan banjir.[]