Habanusantara.net — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh meraih penghargaan Serambi Awards 2026 melalui kategori “Bank Penggerak Tabungan Emas Menuju Baitullah”.
Penghargaan tersebut diberikan pada Malam Anugerah Serambi Awards 2026 di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh. Penghargaan ini menjadi apresiasi terhadap kontribusi BSI dalam mendorong masyarakat Aceh memanfaatkan emas sebagai bagian dari perencanaan keuangan untuk mempersiapkan ibadah haji.
Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi BSI untuk terus mengembangkan layanan keuangan syariah yang dapat membantu masyarakat mencapai tujuan finansial sekaligus spiritual.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi kehormatan sekaligus amanah bagi kami. Ini juga menjadi motivasi bagi BSI untuk terus menghadirkan solusi keuangan syariah yang dapat membantu masyarakat mewujudkan berbagai tujuan finansial dan spiritual, termasuk mempersiapkan perjalanan ibadah menuju Baitullah,” ujar Imsak.
Menurut Imsak, emas dapat menjadi salah satu instrumen yang digunakan masyarakat untuk perencanaan keuangan jangka panjang. Dengan dilakukan secara bertahap dan konsisten, masyarakat dapat mempersiapkan kebutuhan biaya ibadah sesuai kemampuan.
BSI mengembangkan konsep Gold to Baitullah dengan menghubungkan sejumlah layanan dalam satu ekosistem. Di antaranya BSI Emas Digital, BSI Cicil Emas, emas batangan, Tabungan Haji BSI, serta layanan digital BYOND by BSI.
“Gold to Baitullah bukan sekadar mengajak masyarakat membeli emas. Yang kami bangun adalah kebiasaan merencanakan perjalanan ibadah sejak dini melalui instrumen yang memiliki potensi menjaga nilai aset,” katanya.
Konsep tersebut mendapat respons positif di Aceh. Hingga Juli 2026, BSI Regional Aceh mencatat 126.876 nasabah emas dengan total kepemilikan mencapai 98 kilogram.
Jumlah nasabah emas tersebut meningkat 129 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Data tersebut menunjukkan meningkatnya minat masyarakat Aceh terhadap emas sebagai salah satu instrumen dalam perencanaan keuangan.
Imsak mengatakan BSI akan terus memperkuat literasi keuangan masyarakat agar penggunaan produk keuangan syariah tidak hanya didorong oleh kemudahan layanan, tetapi juga pemahaman mengenai perencanaan keuangan.
“Bagi BSI, perjalanan menuju Baitullah bukan hanya persoalan finansial, tetapi juga perjalanan spiritual. Karena itu, kami ingin terus hadir sebagai sahabat finansial, spiritual, dan sosial bagi masyarakat Aceh,” ujarnya.[]





