Habanusantara.net – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat kembali memperlihatkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerahnya. Salah satu fokus utama saat ini adalah peningkatan kualitas ruas Jalan Idris Yahya yang terletak di Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan. Jalan ini selama bertahun-tahun menjadi jalur vital bagi masyarakat setempat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari kebutuhan ekonomi, pendidikan, hingga akses ke pusat pelayanan publik. Namun, kondisi jalan yang rusak dan berlubang kerap kali menjadi hambatan utama mobilitas warga, khususnya di musim hujan.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, menyampaikan bahwa proyek peningkatan jalan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan mendukung pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
“Jalan Idris Yahya selama ini kondisinya cukup memprihatinkan. Banyak lubang dan permukaan aspal sudah tidak rata, sehingga berisiko bagi pengendara. Terutama saat musim hujan, risiko kecelakaan makin tinggi. Oleh karena itu, kami ambil langkah untuk melakukan pengaspalan ulang agar jalan ini lebih layak dan nyaman untuk dilalui,” terang Beni saat ditemui, Jumat (25/7/2025).
Pekerjaan peningkatan ruas Jalan Idris Yahya mencakup pengaspalan sepanjang 252,85 meter. Proyek ini dilaksanakan oleh CV. Surya Belantara Indo Niaga, dengan nilai anggaran sebesar Rp 699.642.000. Dana tersebut bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) untuk tahun anggaran 2025.
Beni menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari prioritas strategis Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Peningkatan infrastruktur jalan menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Kami ingin memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di pusat kota, tetapi juga menyentuh daerah pelosok. Jalan adalah urat nadi kegiatan ekonomi masyarakat. Dengan akses yang baik, distribusi barang dan jasa menjadi lancar, membuka peluang ekonomi baru, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah,” tambahnya.
Lebih jauh, Beni juga menegaskan bahwa proyek ini akan diawasi secara ketat oleh Dinas PUPR agar hasilnya benar-benar sesuai standar teknis dan bisa bertahan lama. “Kami tidak mau proyek asal jadi. Pengawasan dari tim teknis akan terus berjalan selama pengerjaan berlangsung. Target kami adalah menyelesaikan tepat waktu, sesuai kontrak, dan dengan mutu yang bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Respon masyarakat setempat terhadap proyek ini sangat positif. Salah seorang warga Desa Seuneubok, Ahmad Fauzi (47), mengatakan bahwa peningkatan Jalan Idris Yahya sudah lama dinantikan oleh warga. Jalan yang rusak parah selama ini menyulitkan mereka dalam membawa hasil panen maupun produk dagangan ke pasar.
“Jalan ini adalah jalur utama kami sehari-hari. Kami sering bawa hasil tani lewat sini. Namun, kondisi jalan yang rusak parah sering bikin motor tergelincir, apalagi saat hujan. Dengan pengaspalan ini, tentu kami sangat bersyukur. Kami harap pengerjaan cepat selesai dan hasilnya bagus,” ujar Ahmad dengan harapan besar.
Peningkatan ruas Jalan Idris Yahya ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu prioritas utama Pemkab Aceh Barat. Upaya memperbaiki akses jalan di tingkat desa diharapkan dapat mempersempit kesenjangan pembangunan antarwilayah, sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan ini juga menegaskan bahwa keberlanjutan proyek infrastruktur menjadi fokus pemerintah daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas. Dengan akses jalan yang lebih baik, pelayanan publik dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat di Desa Seuneubok diharapkan makin meningkat.
“Kami optimistis dengan peningkatan infrastruktur yang baik, Desa Seuneubok dan sekitarnya dapat berkembang lebih pesat. Mobilitas warga lancar, peluang usaha tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat bisa meningkat secara signifikan,” tutup Beni.
Melalui program seperti ini, Pemkab Aceh Barat berkomitmen menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai motor penggerak utama dalam mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah, tanpa terkecuali daerah terpencil dan pedesaan.




















