Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Syariat Islam Aceh beserta jajaran, Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah selaku LO Provinsi Aceh, Ketua Harian LPTQ Aceh beserta pengurus, para tokoh masyarakat Aceh, mahasiswa asal Aceh yang berada di Semarang dan Solo, serta para pelatih, official, pendamping, dan kafilah peserta MTQ Nasional Aceh.
Dek Fadh menegaskan, Pemerintah Aceh akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi Qur’ani, termasuk penguatan LPTQ serta pembinaan qari-qariah, hafiz-hafizah, mufassir-mufassirah, dan cabang-cabang lainnya.
“Teruslah berprestasi, teruslah belajar, dan teruslah menjadi generasi yang dekat dengan Al-Qur’an. Aceh bangga kepada kalian. Terima kasih atas perjuangan kalian,” pungkasnya.rel.kas.





