Perjuangan Aceh Besar tidak mudah. Pada laga pembuka kontra Aceh Timur, Dayat dkk sempat kehilangan set pertama dan ketiga. Namun mental juara mereka teruji.
Dukungan ribuan pendukung di JSC menjadi energi tambahan untuk membalikkan keadaan dan menutup laga dengan kemenangan 3-2.
Setelah melewati ujian berat itu, performa Aceh Besar justru semakin menanjak. Dipimpin sang seter Wong dan ditopang spike tajam Dayat, Noval, Rifki Hastiar, dan Raihan, serta pertahanan solid libero Revan, Aceh Besar tampil tak terbendung.
Kedalaman skuad dari second line seperti Fariz Kidal, Rizki Chandra, Aulia, M. Farhan, dan Akhyar juga menjadi pembeda.





