HABANUSANTARA.NET — Respons Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil atau Ayah Wa dalam menghadapi bencana banjir mendapat apresiasi dari Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) Banda Aceh. Penghargaan itu diberikan karena kepemimpinannya dinilai cepat merespons kebutuhan masyarakat dan terbuka terhadap aspirasi publik.
Penghargaan tersebut disampaikan Ketua Umum IPAU Rifki Ismail dalam pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) ke-XI IPAU di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (26/9/2026).
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Muntasir Ramli mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap pola kepemimpinan Ayah Wa, terutama dalam merespons kondisi masyarakat ketika bencana banjir melanda Aceh Utara.
“Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas pola kepemimpinan yang merespons cepat kebutuhan warga, terutama saat Aceh Utara dilanda bencana banjir,” kata Muntasir.
Selain respons terhadap bencana, Ayah Wa dinilai membangun komunikasi publik melalui media sosial dan media massa. Komunikasi tersebut menjadi sarana pemerintah menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan informasi mengenai penyelenggaraan pemerintahan.
Rifki Ismail mengatakan penghargaan itu tidak diberikan hanya karena Ayah Wa berstatus sebagai kepala daerah. Menurut dia, anugerah tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap gaya kepemimpinan yang dinilai dekat dengan masyarakat dan tanggap terhadap persoalan yang dihadapi warga.
IPAU juga memiliki hubungan kerja sama dengan Pemkab Aceh Utara selama periode kepengurusan 2022–2025. Kolaborasi tersebut mencakup pembangunan dan rehabilitasi asrama mahasiswa serta berbagai kegiatan sosial dan pendidikan.
Ayah Wa menyambut penghargaan tersebut sebagai momentum memperkuat hubungan pemerintah daerah dengan mahasiswa dan pemuda Aceh Utara yang sedang menempuh pendidikan di Banda Aceh.
Ia mengajak masyarakat, akademisi, ulama, dan mahasiswa mengambil peran dalam pembangunan daerah dengan menyampaikan gagasan serta kritik konstruktif.
“Pembangunan Aceh Utara tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Kami membutuhkan pemikiran, tenaga, dan kontribusi seluruh masyarakat, termasuk generasi muda yang sedang menuntut ilmu di Banda Aceh,” ujar Ayah Wa.
Pemkab Aceh Utara juga menyatakan komitmennya untuk memperhatikan perbaikan fasilitas asrama IPAU di Banda Aceh. Pemerintah daerah turut mendukung program beasiswa bagi mahasiswa dan santri untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia Aceh Utara.[SA]





