Siti Ramazan yang akrab disapa Dekti mengatakan, kegiatan tersebut tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang, melainkan lebih mengutamakan nilai kebersamaan dan memperkuat hubungan persaudaraan antarkampung.
“Acara perlombaan ini adalah acara silaturahmi di antara kampung-kampung yang telah mendaftarkan diri. Bukan pertandingan hanya untuk mencari siapa yang juara, tetapi hari ini kita sama-sama bersilaturahmi,” ujar Dekti.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagi masyarakat yang selama ini jarang bertemu untuk kembali berkumpul, saling menyapa, dan membangun keakraban.
“Dengan pertemuan hari ini kita bisa saling menyapa, saling akrab dan saling menyayangi satu sama lain,” katanya.
Sejumlah perlombaan tradisional turut memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya tarik tambang, lari 100 meter, lomba membawa kelereng menggunakan sendok, balap karung, dan kukur kelapa. Masing-masing perlombaan memperebutkan juara pertama, kedua, dan ketiga.
Dekti juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, para peserta, anggota DPRK Aceh Barat, jajaran Sekretariat DPRK, unsur humas, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Kegiatan itu turut dihadiri anggota DPRK Aceh Barat dari Fraksi PAN, Abdul Rauf, jajaran Sekretariat DPRK Aceh Barat, unsur humas, masyarakat, serta para peserta perlombaan.
Ketua PAN Aceh Barat tersebut berharap semangat kemerdekaan terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, kebersamaan, persaudaraan, dan gotong royong merupakan nilai penting dalam mengisi kemerdekaan.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan perlombaan rakyat tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan selama dirinya menjabat sebagai Ketua DPRK Aceh Barat.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan itu juga menjadi kesempatan baginya untuk mendengar langsung berbagai masukan dan aspirasi masyarakat di sela-sela perayaan HUT Kemerdekaan.
“Kegiatan seperti ini akan menjadi agenda tahunan selama saya masih menjabat Ketua DPRK. Saya juga bisa mendengarkan masukan dari masyarakat di sela-sela kegiatan 17 Agustus,” ujarnya.





