21 Tahun Hari Damai Aceh, Ribuan Warga Aceh Utara Berdoa

Ribuan warga mendoakan perdamaian Aceh tetap terjaga setelah 21 tahun berjalan.

Syaiful AN
Hari Damai
2.500 warga Aceh Utara mengikuti zikir 21 tahun perdamaian Aceh. Sabtu, 15 Agustus 2026. Dok. Ist
A-AA+A++

HABANUSANTARA.NET — Sekitar 2.500 warga berkumpul di Lapangan Bupati Aceh Utara, Sabtu pagi, 15 Agustus 2026, untuk memperingati 21 tahun Hari Damai Aceh. Mereka mengikuti zikir dan doa bersama untuk mengenang berakhirnya konflik serta mendoakan keberlanjutan perdamaian.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB itu dihadiri Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto dan sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Peserta berasal dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk ulama, tokoh adat, pelajar, santri, organisasi kemasyarakatan, serta personel TNI dan Polri.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Penyelesaian Konflik Secara Damai, Menyeluruh, Berkelanjutan dan Bermartabat dalam Kerangka NKRI (Dignity, Justice and Hope)”.

Zikir dipimpin Imam Besar Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, Tgk. Jamaluddin Ismail atau Walidi. Setelah itu, tausiah disampaikan Tgk. Nasruddin Bayu atau Abi Nas.

Dalam Sambutannya, Bupati Aceh Utara Mengingat MoU Helsinki

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil mengatakan peringatan 21 tahun perdamaian perlu menjadi ruang untuk mengingat kembali perjalanan Aceh setelah konflik dan berbagai pengorbanan masyarakat.

Penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU Helsinki antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka pada 15 Agustus 2005 menjadi titik penting yang mengakhiri konflik bersenjata dan membuka fase baru kehidupan masyarakat Aceh.

Menurut Ismail, perdamaian perlu diikuti dengan penguatan persaudaraan, keadilan dan kesejahteraan. Ia mengingatkan agar generasi berikutnya memahami bahwa perdamaian yang dinikmati saat ini lahir dari proses panjang.

“Dari Bumi Samudera Pasai, Aceh Utara, mari kita eratkan persaudaraan, kita satukan langkah, dan kita songsong hari esok dengan penuh harapan,” demikian salah satu pesan yang disampaikan Bupati dalam sambutannya.

Zikir dan doa berlangsung hingga sekitar pukul 09.30 WIB. Peserta mendoakan agar perdamaian dan persatuan di Aceh tetap terpelihara.

Hari Damai
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H. menghadiri Zikir Akbar dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh ke-21 yang digelar di Lapangan Bupati Aceh Utara, Sabtu (15/8/2026) pagi. Dok. Ist

Polres Aceh Utara Mengerahkan Personel untuk Mengamankan Zikir Akbar

Polres Aceh Utara mengerahkan personel untuk mengamankan kegiatan. Hingga acara selesai, polisi menyatakan situasi berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Kehadiran Kapolres Aceh Utara dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari keterlibatan aparat dalam menjaga keamanan selama peringatan Hari Damai Aceh.

Setelah kegiatan di lapangan, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan jamuan makan bersama di Kantor Bupati Aceh Utara. [SA]