Habanusantara.net – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh, Nazaruddin Dek Gam, menargetkan partainya masuk tiga besar pada Pemilu 2029. Target tersebut disampaikan usai dirinya dilantik oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama jajaran pengurus DPW PAN Aceh dan DPD PAN kabupaten/kota se-Aceh di Balai Meuseuraya Aceh (BMA), Banda Aceh, Sabtu (13/6/2026).
Dalam pidato perdananya sebagai Ketua DPW PAN Aceh, Dek Gam memperkenalkan slogan “Abeh Ubee Abeh” yang disebut sebagai simbol semangat baru kader PAN dalam bekerja dan melayani masyarakat. Menurutnya, slogan tersebut mencerminkan tekad untuk menuntaskan setiap tugas politik dan perjuangan partai hingga mencapai hasil maksimal.
“Hari ini saatnya di bawah pimpinan Dek Gam kita rebut kembali kemenangan itu. Siap? Jangan pernah ragu. Abeh ubee abeh,” kata Dek Gam di hadapan ribuan kader dan tamu undangan yang hadir.
Untuk menghadapi Pemilu 2029, Dek Gam mengaku telah melakukan penyegaran besar-besaran dalam struktur kepengurusan PAN Aceh. Ia menyebut sekitar 80 persen jajaran pengurus saat ini diisi wajah-wajah baru yang diharapkan mampu memperkuat mesin partai hingga ke tingkat akar rumput.

“Delapan puluh persen ini adalah pendatang baru. Delapan puluh persen ini adalah pendukung Dek Gam yang setia kepada Dek Gam. Jadi, kami PAN Aceh siap merebut kembali kejayaan PAN di Aceh,” ujarnya.
Dek Gam juga mengenang masa kejayaan PAN di Aceh yang pernah menempatkan kadernya pada posisi strategis, termasuk kursi gubernur serta dua kursi DPR RI. Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi untuk mengembalikan posisi PAN sebagai salah satu kekuatan politik utama di Aceh.
Ia optimistis target tersebut dapat dicapai dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, mulai dari ulama, tokoh masyarakat, akademisi, pimpinan Muhammadiyah Aceh hingga kalangan generasi muda. Dukungan tersebut dinilai menjadi modal penting bagi PAN Aceh untuk memperluas basis dukungan menjelang Pemilu 2029.
Di hadapan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan jajaran pengurus pusat, Dek Gam juga menegaskan komitmen seluruh kader PAN Aceh untuk tetap berada dalam satu komando partai. Ia menargetkan PAN mampu merebut posisi pimpinan di berbagai daerah dan menempatkan partainya sebagai salah satu kekuatan politik terbesar di Aceh pada pemilu mendatang.[*]





