Habanusantara.net– Pembinaan sepak bola tidak bisa dimulai ketika seorang pemain sudah beranjak dewasa. Fondasinya justru harus dibangun sejak usia dini melalui kompetisi yang berkelanjutan. Semangat itulah yang mewarnai pembukaan turnamen Mini Kids Cup U-13 Banda Aceh 2026 yang digelar di Lapangan Putra IMKA, Gampong Ie Masen Kayee Adang, Banda Aceh, Jumat (8/5/2026) sore.
Turnamen yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 SSB Putra IMKA itu secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr Musriadi Aswad MPd. Sebanyak 16 tim sekolah sepak bola (SSB) dari Banda Aceh, Aceh Besar hingga Sabang ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung atas kolaborasi SSB Putra IMKA bersama Media Pos Aceh tersebut.
Di hadapan para pemain, pelatih, dan orang tua yang memadati lapangan, Musriadi mengapresiasi terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi usia dini seperti Mini Kids Cup memiliki peran penting dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan kemampuan teknik para pemain muda.
Ia mengatakan, sepak bola modern menuntut pembinaan yang dilakukan secara berjenjang. Karena itu, anak-anak perlu dibiasakan bertanding sejak usia dini agar memiliki mental kompetitif sekaligus pengalaman bermain yang cukup ketika memasuki kelompok umur yang lebih tinggi.
“Anak-anak harus tampil maksimal dan menjunjung sportivitas selama bertanding. Turnamen ini menjadi momentum untuk melihat potensi pemain muda yang nantinya bisa berkembang lebih baik lagi,” kata Musriadi dalam sambutannya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai pembinaan sepak bola tidak cukup hanya dilakukan melalui latihan rutin. Kompetisi menjadi bagian penting untuk mengukur perkembangan kemampuan pemain sekaligus mengevaluasi hasil latihan yang selama ini dijalankan masing-masing sekolah sepak bola.
Menurutnya, semakin banyak turnamen yang digelar, semakin besar pula kesempatan bagi pemain muda menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Musriadi berharap Mini Kids Cup tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi dapat terus berkembang menjadi salah satu kalender kompetisi usia dini di Banda Aceh.
Ia juga melihat antusiasme para peserta sebagai pertanda bahwa minat masyarakat terhadap pembinaan sepak bola usia dini terus meningkat. Hal itu menjadi modal positif bagi pengembangan olahraga di Banda Aceh.
Dalam kesempatan tersebut, Musriadi turut mengungkapkan bahwa Mini Kids Cup menjadi bagian dari persiapan menuju Turnamen Piala Wali Kota Banda Aceh kelompok usia dini yang direncanakan berlangsung pada Agustus 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, turnamen tersebut dapat menjadi ajang awal untuk memantau kemampuan para pemain sebelum mengikuti kompetisi yang lebih besar.
“Ini merupakan bagian dari pra-turnamen. Kita berharap dari kompetisi ini lahir bibit-bibit pesepak bola unggul yang dapat membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Musriadi berharap pembinaan usia dini terus mendapat perhatian seluruh pihak, baik pemerintah, klub, sekolah sepak bola, maupun masyarakat. Ia menilai keberhasilan sebuah daerah melahirkan pemain berkualitas tidak terlepas dari konsistensi dalam membina anak-anak sejak usia muda.
Selain kemampuan teknik, ia juga mengingatkan pentingnya membangun karakter pemain. Sportivitas, disiplin, kerja sama, dan rasa saling menghormati harus menjadi bagian dari proses pembinaan di setiap sekolah sepak bola.
Suasana pembukaan turnamen berlangsung meriah. Ratusan orang tua tampak hadir memberikan dukungan kepada anak-anak mereka yang bersiap menjalani pertandingan perdana. Sorak sorai dari pinggir lapangan menambah semangat para pemain muda yang tampil mengenakan seragam kebanggaan masing-masing tim.
Sementara itu, Keuchik Gampong Ie Masen Kayee Adang, Ir Muhammad Kasim, mengajak seluruh peserta menjaga sikap selama mengikuti turnamen. Ia berharap kompetisi tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar sekaligus menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Turnamen ini juga menjadi bagian dari pencarian bakat. Karena itu, tunjukkan kemampuan dan prestasi terbaik,” katanya.
Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa Mini Kids Cup tahun ini diikuti 16 tim yang berasal dari berbagai daerah. Kehadiran peserta dari luar Banda Aceh diharapkan membuat persaingan semakin kompetitif sekaligus mempererat silaturahmi antar-sekolah sepak bola.
Adapun tim yang ambil bagian dalam turnamen ini yakni SSB Putra IMKA A, SSB Putra IMKA B, Rampagoe FA A, Rampagoe FA B, Talenta FA Biru, Talenta FA Merah, SSB Barona Biru, SSB Barona Stabilo, PSAN Neusu, Faruq FA, SSB Real Muda, SSB Bukit Sembilan, Tunas Garuda Sabang, Serantau Aceh FA, dan SSB Bintang Garuda.
Pembukaan turnamen turut dihadiri jajaran manajemen Media Pos Aceh, para pelatih, ofisial tim, tokoh masyarakat, serta orang tua pemain yang memenuhi area lapangan sejak sore hari.[***]





