Irwansyah Buka AFK Cup, Bidik Lahirkan Bintang Futsal Aceh

Redaksi
A-AA+A++

Habanusantara.net – Turnamen futsal bukan sekadar memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kompetisi menjadi ruang bagi lahirnya pemain-pemain muda yang kelak mampu mengharumkan nama Aceh di level yang lebih tinggi. Harapan itu disampaikan Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, saat membuka secara resmi Turnamen AFK Banda Aceh Cup 2026 di GOR Harapan Bangsa, Banda Aceh, Kamis (7/5/2026).

Kompetisi yang digelar Asosiasi Futsal Kota (AFK) Banda Aceh tersebut diikuti 48 tim tingkat SMA dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh. Selama sepekan ke depan, para peserta akan bersaing memperebutkan gelar juara melalui sistem gugur.

Irwansyah mengaku bersyukur dapat hadir sekaligus membuka salah satu turnamen futsal terbesar yang digelar di Banda Aceh tahun ini.

“Alhamdulillah saya bisa membuka turnamen futsal terbesar tahun ini di Banda Aceh yang dilaksanakan oleh Asosiasi Futsal Kota Banda Aceh di GOR Harapan Bangsa,” ujarnya.

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, geliat olahraga, khususnya sepak bola dan futsal di Indonesia, sedang berada dalam momentum yang positif. Berbagai capaian Tim Nasional Indonesia dalam beberapa tahun terakhir dinilai menjadi bukti bahwa prestasi bisa diraih melalui pembinaan yang serius dan berkelanjutan.

Ia berharap semangat tersebut juga tumbuh di Aceh melalui berbagai kompetisi usia muda yang rutin digelar.

“Prestasi Timnas Indonesia membuktikan bahwa mimpi besar bisa dicapai lewat kerja keras, disiplin, dan pembinaan yang konsisten. Karena itu, setiap turnamen olahraga di daerah harus menjadi ruang lahirnya talenta-talenta baru,” katanya.

Bagi Irwansyah, lapangan futsal menjadi tempat anak-anak muda belajar jauh lebih banyak daripada sekadar teknik bermain. Di dalam pertandingan, para pemain belajar membangun kerja sama, menghargai rekan setim, mengendalikan emosi, hingga menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap dewasa.

“Dari futsal kita belajar tentang kekuatan tim, kekuatan kolektif, bahwa sebuah prestasi hanya bisa diraih dengan kerja sama yang kuat, bukan karena ada satu individu yang hebat. Kalau kita ingin sukses dalam kehidupan, jangan pernah hidup egois, hidup tanpa teman, dan hidup meninggalkan kawan,” ujarnya.

Ia berharap semakin banyak event olahraga digelar di Banda Aceh agar ruang kompetisi bagi generasi muda semakin terbuka. Menurutnya, aktivitas olahraga mampu mengarahkan energi anak-anak muda ke hal-hal yang positif sekaligus membangun budaya hidup sehat.

Irwansyah juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.

“Selamat bertanding, junjung tinggi fair play, dan teruslah bermimpi besar untuk Aceh,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Rifqi Aufaa Mulia, mengatakan AFK Banda Aceh Cup 2026 merupakan salah satu agenda pembinaan futsal yang digagas Asosiasi Futsal Kota Banda Aceh. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga diharapkan mampu memperkuat pembinaan organisasi futsal di tingkat daerah.

Menurutnya, antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Sebanyak 48 tim dari SMA sederajat di berbagai daerah di Aceh ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung mulai 7 hingga 13 Mei 2026.

Seluruh pertandingan menggunakan sistem gugur sehingga setiap tim dituntut tampil maksimal sejak laga pertama.

“Turnamen ini menjadi panggung bagi talenta-talenta lokal sekaligus memperkuat pembinaan futsal di Banda Aceh,” kata Rifqi.

Ia berharap dari kompetisi tersebut lahir pemain-pemain muda yang nantinya dapat memperkuat klub, mewakili Banda Aceh maupun Aceh dalam berbagai kejuaraan regional hingga nasional.

Dengan banyaknya peserta yang ambil bagian, AFK Banda Aceh Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang persaingan antar-sekolah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ekosistem futsal di Aceh, mulai dari pembinaan atlet, peningkatan kualitas pertandingan, hingga lahirnya generasi baru pemain futsal yang mampu bersaing di level lebih tinggi.[***]