Habanusantara.net – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh meminta pemerintah segera memberi perhatian serius terhadap kerusakan sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Banda Aceh yang dinilai kian parah.
Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
Politisi Fraksi Partai NasDem itu menilai, kondisi jalan berlubang di beberapa titik tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
“Kerusakan jalan harus segera ditangani karena menyangkut keselamatan masyarakat. Selain itu, kondisi jalan yang rusak juga dapat menghambat mobilitas warga serta aktivitas perekonomian,” ujar Daniel di Banda Aceh, Selasa (10/2/2026).
Ia menyebut, sejumlah ruas jalan yang rusak tampak berlubang dan kerap tergenang air saat hujan, sehingga membahayakan pengguna jalan. Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan perlu menjadi prioritas, khususnya pada jalur dengan intensitas lalu lintas tinggi.
Daniel juga mendorong pemerintah melakukan pemetaan terhadap ruas jalan yang mengalami kerusakan agar penanganannya dapat dilakukan secara bertahap dan terencana. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi agar proses perbaikan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kami berharap pemerintah segera melakukan perbaikan terhadap jalan yang rusak, terutama yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Infrastruktur jalan yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Selain Pemerintah Kota Banda Aceh, ia menilai Pemerintah Provinsi Aceh juga perlu mengambil peran aktif. Pasalnya, sebagian ruas jalan di Banda Aceh berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi, sehingga penanganannya tidak sepenuhnya dapat dilakukan pemerintah kota.
“Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Aceh segera mengambil langkah konkret melalui perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangannya,” ungkapnya.
Daniel menegaskan, sinergi antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi sangat penting agar tidak terjadi saling lempar tanggung jawab dalam penanganan infrastruktur. Menurutnya, koordinasi yang baik akan memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan kerusakan jalan kepada pemerintah agar dapat segera ditindaklanjuti. “Kolaborasi pemerintah dan masyarakat penting untuk mewujudkan infrastruktur jalan yang aman dan nyaman,” pungkasnya.[***]





