Habanusantara.net – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, meresmikan sekaligus meninjau Jembatan Bailey Umah Besi di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, pada Kamis 8 Januari 2026.
Jembatan tersebut kini telah rampung 100 persen dan kembali difungsikan secara normal sebagai jalur vital penghubung antar wilayah pascabencana banjir bandang yang melanda kawasan tersebut pada November 2025 lalu.
Pembangunan jembatan dilakukan melalui sinergi personel Zeni Angkatan Darat bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana.
Dalam peninjauan itu, KASAD memastikan kondisi fisik dan konstruksi jembatan telah memenuhi standar keamanan serta kelayakan, sehingga aman digunakan oleh masyarakat.
Pulihnya Jembatan Umah Besi disambut antusias oleh warga. Jembatan ini memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung utama yang mengoneksikan Kabupaten Bireuen melalui lintasan Teupin Mane menuju Kabupaten Bener Meriah, sekaligus menjadi akses lanjutan ke Kabupaten Aceh Tengah (Takengon).
Sebelumnya, putusnya jembatan akibat terjangan banjir bandang sempat menghambat mobilitas warga, mengisolasi sejumlah desa, serta mengganggu distribusi logistik dan pelayanan publik.
Sebagai langkah tanggap darurat, pada Desember 2025 lalu dibangun jembatan sementara jenis Bailey guna memulihkan konektivitas antarwilayah.
Pembangunan jembatan darurat ini melibatkan personel Zeni AD dengan dukungan Kementerian PU, masyarakat setempat, serta unsur Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bener Meriah.
Pada tahap awal, jembatan tersebut difungsikan secara terbatas dengan pembatasan tonase, namun sudah sangat membantu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Keterlibatan Zeni Angkatan Darat dalam pembangunan Jembatan Umah Besi menjadi wujud nyata pelaksanaan tugas TNI AD melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu penanggulangan bencana dan pemulihan infrastruktur daerah.
Dalam keterangannya, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan jembatan tersebut.
“Pembangunan dan pemulihan jembatan ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana. TNI Angkatan Darat melalui Zeni AD selalu siap membantu pemerintah dan masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan pemulihan pascabencana,” ujar KASAD.




















