Headline

Hadapi Pilchiksung, Ismawardi Minta Sekda Hingga Camat Perkuat Koordinasi Hingga Tingkat Gampong

×

Hadapi Pilchiksung, Ismawardi Minta Sekda Hingga Camat Perkuat Koordinasi Hingga Tingkat Gampong

Sebarkan artikel ini

Habanusantara.net – Anggota DPRK Banda Aceh, Ismawardi, meminta Pemerintah Kota untuk memperkuat koordinasi menjelang pelaksanaan Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) yang akan digelar serentak pada 7 Desember 2025 di 36 gampong dalam wilayah kota Banda Aceh.

Ia menegaskan, suksesnya Pilchiksung bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia tingkat gampong, tetapi juga membutuhkan keterlibatan penuh dari jajaran pemerintah kota.

Ismawardi meminta Sekretaris Daerah (Sekda), para asisten, hingga para camat untuk turun langsung ke gampong-gampong guna memastikan seluruh proses persiapan berjalan tanpa hambatan.

Menurutnya, intensitas koordinasi dan kehadiran pemerintah di lapangan menjadi kunci untuk mencegah potensi masalah sekecil apa pun.

“Pilchiksung ini hajatan demokrasi tingkat gampong yang sangat penting. Jangan ada yang menganggap remeh. Sekda, para asisten, dan camat harus benar-benar memastikan setiap tahapan di lapangan berjalan tertib dan lancar,” ujar Ismawardi, Sabtu 6 Desember 2025

Ia menilai, pelaksanaan Pilchiksung sering kali menghadapi tantangan teknis seperti distribusi logistik, kesiapan TPS, hingga dinamika sosial antara calon keuchik dan pendukungnya.

Karena itu, ia mendorong pemerintah kota melakukan pemetaan potensi kerawanan sejak dini.

“Koordinasi tidak cukup hanya melalui rapat di kantor. Harus ada pengecekan langsung ke gampong-gampong, melihat apakah panitia sudah siap, apakah logistik sudah lengkap, dan apakah ada potensi gesekan di masyarakat. Semuanya harus dipastikan aman,” tegasnya.

Ismawardi juga mengimbau para camat agar bersikap proaktif membantu panitia Pilchiksung di tingkat gampong, terutama dalam hal pendampingan teknis serta komunikasi lintas lembaga.

Menurutnya, kehadiran camat sebagai perpanjangan tangan pemerintah kota sangat berpengaruh terhadap ketertiban dan kelancaran proses pemilihan.

“Camat itu ujung tombak. Tidak boleh hanya menunggu laporan. Mereka yang paling tahu kondisi di lapangan. Jadi harus bergerak cepat jika menemukan kendala,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga netralitas semua pihak, baik aparatur pemerintah maupun perangkat gampong.

Ismawardi mengingatkan bahwa setiap potensi pelanggaran dapat mencederai proses demokrasi dan memicu konflik horizontal.

“Saya harap pemerintah kota bisa menjamin netralitas semua perangkat. Jangan sampai ada keberpihakan yang justru merusak proses Pilchiksung. Kita ingin masyarakat memilih pemimpinnya tanpa tekanan,” ujarnya.

Ismawardi berharap Pilchiksung Banda Aceh tahun ini dapat menjadi contoh pelaksanaan pemilihan tingkat gampong yang tertib, transparan, dan berintegritas.

Ia meminta seluruh pihak bekerja ekstra untuk memastikan pesta demokrasi tersebut berjalan sukses.

“Jangan menunggu masalah muncul baru bergerak. Semua harus diselesaikan sejak tahap persiapan. Kalau koordinasi solid, InsyaAllah Pilchiksung akan berjalan aman, damai, dan sesuai harapan masyarakat,” tutupnya.[is]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Headline

Habanusantara.net – Sebanyak enam pintu rumah toko (ruko) di Dusun Lamdayah, Gampong Tanjong Ara, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan terbakar pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 09.30 WIB….

close