Habanusantara.net- Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh mulai berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk di Kota Banda Aceh. Gangguan distribusi dan cuaca ekstrem membuat harga sejumlah kebutuhan pokok bergerak naik di beberapa pasar.
Ketua IKAMBA, M Geubry Al Fattah Budian, menegaskan pentingnya pengawasan intensif di pasar selama masa darurat. “Fokus utama pemerintah saat ini harus memastikan harga sembako tetap stabil. Jangan sampai kondisi banjir dimanfaatkan pihak tertentu untuk menaikkan harga secara tidak wajar,” katanya Sabtu (29/11/2025).
Menurut pemantauan IKAMBA, sejumlah komoditas seperti beras, telur, dan minyak goreng mulai mengalami kenaikan dan bahkan sulit ditemukan di beberapa titik. Kondisi ini mengindikasikan distribusi yang terganggu serta potensi praktik penimbunan.
“Kami meminta pemerintah turun langsung ke pasar, mengecek harga, memastikan stok aman, dan menindak siapa pun yang mencoba memainkan harga. Masyarakat tidak boleh menjadi korban dalam situasi seperti ini,” kata Geubry.
IKAMBA menyatakan akan terus memantau kondisi di lapangan dan mendorong kolaborasi semua pihak untuk menjaga stabilitas pasar. Menurut mereka, langkah cepat pemerintah sangat diperlukan agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi di tengah bencana banjir yang melanda Aceh.[Fira]




















