Headline

Harga Kebutuhan Dapur Melambung Tinggi, Ismawardi Minta Walikota Keluarkan SE Larangan Kenaikan Harga

×

Harga Kebutuhan Dapur Melambung Tinggi, Ismawardi Minta Walikota Keluarkan SE Larangan Kenaikan Harga

Sebarkan artikel ini

Habanusantara.net – Harga kebutuhan dapur di Banda Aceh mengalami lonjakan signifikan dalam sepekan terakhir. Sejumlah komoditas pokok seperti cabai merah dan telur naik hingga 200–300 persen, menyusul terganggunya distribusi akibat bencana banjir yang melanda beberapa wilayah Aceh.

Di lapangan diketahui harga cabai merah, cabai rawit kini dijual pada kisaran Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per kilogram. Sementara itu, harga telur melejit menjadi Rp70 ribu hingga Rp85 ribu per papan.

belum lagi Tomat, Wortel, bawang merah bawang putih juga akan ikut naik.

Bahkan, di sejumlah warung kelontong di Banda Aceh dikabarkan, stok minyak goreng, telur dilaporkan habis dan sulit ditemukan.

Menanggapi situasi ini, Anggota DPRK Banda Aceh Ismawardi meminta Pemerintah Kota Banda Aceh segera mengeluarkan Surat Edaran (SE) Walikota Larangan Menaikan Harga

Agar pedagang tidak menaikkan harga secara berlebihan dan tidak wajar di tengah masyarakat yang sedang terdampak bencana alam.

“Ini sedang masa sulit. Tidak seharusnya pedagang menaikkan harga begitu tinggi. Ada komoditas yang melonjak sampai tiga kali lipat. Pemerintah perlu turun tangan,” ujar Ismawardi.

Ia juga mengingatkan agar pedagang tidak melakukan praktik penimbunan stok barang kebutuhan dapur. Menurutnya, seluruh ketersediaan bahan pokok yang ada di gudang harus segera dikeluarkan dan dijual kepada masyarakat agar suplai tetap terjaga dan tidak menimbulkan kekhawatiran di tingkat konsumen.

Selain itu, Ismawardi meminta Forkopimda Banda Aceh untuk segera menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar guna memastikan tidak ada pedagang yang menahan barang ataupun memanfaatkan situasi bencana untuk meraup keuntungan berlebih.

Ia juga menyoroti bahwa meskipun akses jalan nasional sempat terputus akibat banjir, kondisi tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menaikkan harga secara tidak wajar.

Menurutnya, pemerintah harus memastikan distributsi tetap berjalan dan penimbunan tidak terjadi.

Ismawardi turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena hal tersebut justru dapat memperburuk ketersediaan stok di pasaran.

“Kita semua harus saling membantu. Jangan panik, jangan memborong barang. Pemerintah sedang bekerja, pedagang juga harus kooperatif,” pungkasnya.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Headline

Habanusantara.net – Sebanyak enam pintu rumah toko (ruko) di Dusun Lamdayah, Gampong Tanjong Ara, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan terbakar pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 09.30 WIB….

close