Dalam amanatnya, Wakil Bupati membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga yang menegaskan bahwa semangat pemuda 1928 harus terus menyala di dada generasi masa kini. “Mereka dulu tidak banyak bicara, tetapi berani bersumpah dan menepatinya dengan darah dan nyawa. Kini tugas kita berbeda, bukan lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Semangatnya tetap satu: Indonesia tidak boleh kalah,” ujar Rianto.




















