Habanusantara.net– Rotasi pejabat di lingkup Pemerintah Aceh mulai terasa panas. Awal pekan depan, Pemerintah Aceh resmi menggelar uji kompetensi dan evaluasi jabatan untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Siapa yang bertahan, siapa yang harus geser, bakal ditentukan lewat proses seleksi yang dipimpin langsung tim panitia.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Teuku Kamaruzzaman alias Ampon Man, mengatakan agenda ini sudah mendapat restu dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat resmi yang dikeluarkan.
“Pelaksanaan uji kompetensi ini sudah mendapat izin dari BKN lewat surat nomor 13145/R-AK.02.03/SD/K/2025 dan 12773/R-AK.02.03/SD/K/2025,” jelasnya di Banda Aceh, Kamis (4/9/2025).
Prosesnya akan berlangsung Senin dan Selasa, 8–9 September 2025, di bawah komando Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) Drs. T. Setia Budi bersama tim penilai lain.
Dari sejumlah pejabat yang ikut, sebagian mengikuti uji kompetensi, sementara satu orang khusus menjalani evaluasi jabatan. Namun, nama-nama yang masuk daftar baru akan diumumkan kemudian.
Menurut Ampon Man, uji kompetensi ini bukan sekadar formalitas, melainkan mekanisme penting dalam pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Tujuannya jelas: memastikan posisi strategis diisi orang yang benar-benar kompeten, sekaligus memberi ruang evaluasi agar roda birokrasi berjalan lebih efektif, transparan, dan profesional.
“Ini bagian dari ikhtiar kita bersama agar birokrasi Pemerintah Aceh makin solid, objektif, dan bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Ampon Man.[]





