Harusnya Pulang 10 Agustus, Jemaah Haji Asal Aceh Tamiang Wafat di Madinah

Redaksi
Ilustrasi Makam Baqi' (Jannatul Baqi') | foto: PPIH Embarkasi Aceh
Ilustrasi Makam Baqi' (Jannatul Baqi') | foto: PPIH Embarkasi Aceh
A-AA+A++

Habanusantara.net, Harusnya sudah pulang ke Aceh sejak 10 Agustus lalu, tapi takdir berkata lain. Basyariah Muhammad Yunan (76), jemaah haji asal Aceh Tamiang , justru menghembuskan napas terakhir di Madinah setelah berbulan-bulan dirawat karena sakit, pada Selasa (2/9/2025) pukul 12.00 waktu setempat.

Basyariah adalah satu-satunya jemaah asal Aceh yang masih tertahan di Arab Saudi karena sakit. Ia sempat dirawat hampir dua bulan di RS Mouwasat Madinah akibat pneumonia komunitas dan gagal jantung kongestif. Kondisinya sempat membaik, bahkan tiket kepulangan sudah ada di tangan.

Namun, takdir berkata lain. Beberapa jam sebelum jadwal penerbangan pulang, kesehatannya drop drastis hingga harus masuk ruang ICCU. Sejak itu, tubuh renta tersebut tak lagi mampu bertahan.

“Semoga almarhumah ditempatkan di sisi terbaik Allah, dan keluarga diberi ketabahan,” kata Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, Kamis (4/9/2025).

Ia menyebut keluarga sempat melakukan videocall terakhir dengan almarhumah melalui perawat yang mendampingi di Madinah. “Itu jadi momen terakhir mereka bisa saling sapa,” tambahnya.

Basyariah berangkat ke Tanah Suci bersama 392 jemaah dalam kloter 07 pada 24 Mei lalu. Kloter ini terdiri dari jemaah asal Aceh Tamiang, Aceh Barat, Langsa, dan Sabang. Sementara rombongan lainnya sudah kembali ke tanah air pada awal Juli, Basyariah justru harus bertahan di tanah suci karena sakit.[*]