Otomotif

61% Kecelakaan Libatkan Anak Muda, Honda Gelar Seminar Keselamatan di Kampus USK

×

61% Kecelakaan Libatkan Anak Muda, Honda Gelar Seminar Keselamatan di Kampus USK

Sebarkan artikel ini

Habanusantara.net – Angka kecelakaan di jalan raya ternyata masih didominasi oleh kalangan anak muda. Berdasarkan data, sekitar 61 persen kasus kecelakaan di Indonesia melibatkan korban usia 16 hingga 30 tahun.

Fakta ini cukup memprihatinkan, apalagi kelompok usia tersebut dikenal sebagai generasi produktif yang sedang aktif kuliah, bekerja, dan mengejar impian.

Berangkat dari kondisi itu, Capella Honda bersama PT. Jasa Raharja dan Satlantas Polresta Banda Aceh menggelar seminar keselamatan berlalu lintas di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh, Jumat (26/9/2025).

Acara berlangsung di Gedung Teater Lantai 3 Departemen Statistika FMIPA Unsyiah dengan melibatkan 150 mahasiswa sebagai peserta.

Reza Novendri dari Capella Honda menegaskan, tingginya angka kecelakaan yang melibatkan anak muda tidak lepas dari rutinitas sehari-hari yang serba cepat.

“Banyak yang masih kurang disiplin dalam berkendara, padahal transportasi itu sudah jadi kebutuhan pokok. Makanya kita dorong kesadaran lewat seminar ini,” katanya di hadapan mahasiswa.

Seminar yang mengusung tema “Di Jalan Fokus Kuliah Mulus” ini lebih banyak menyoroti soal persiapan pra-berkendara, mulai dari kondisi kendaraan, perlengkapan keamanan, hingga sikap siaga di jalan.

Iwan Prasetiya Nugraha dari PT. Jasa Raharja menambahkan, kecelakaan sebenarnya bisa diminimalisir jika ada kesiapan dari pengendara sebelum berangkat.

“Sederhana saja, cek motor dulu, pakai helm yang benar, dan jangan abaikan rambu,” ujarnya.

Yang menarik, selain narasumber dari instansi resmi, kegiatan ini juga menghadirkan Daniel Fahlevi, mahasiswa Unsyiah yang dikenal aktif sebagai penggerak kampus.

Daniel dengan gaya muda dan energiknya mengajak teman-teman sebayanya untuk peduli keselamatan.

“Kalau kita ingin sampai ke cita-cita, ya mulai dulu dari sampai dengan selamat di jalan,” ungkapnya yang langsung disambut tepuk tangan peserta.

Suasana seminar pun terasa hidup. Para mahasiswa terlihat antusias, banyak yang mengajukan pertanyaan seputar aturan berkendara hingga tips menghindari risiko di jalan.

Harapannya, kegiatan seperti ini bisa memberi pemahaman lebih luas bagi generasi muda, khususnya di Banda Aceh, agar lebih sadar dan peduli saat berkendara.

Karena pada akhirnya, keselamatan bukan hanya soal sampai tujuan, tapi juga bagaimana menjaga diri dan orang lain. Seperti slogan yang terus digaungkan Honda, #Cari_Aman saat naik motor bukan sekadar tagline, tapi sudah jadi kebutuhan.[]

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Otomotif

Habanusantara.net, Tetap menerjang banjir untuk melewati genangan air? walaupun tidak disarankan jika ada opsi lain yang jauh lebih aman, Namun terkadang kita dihadapkan dengan situasi dimana harus cepat mengambil keputusan saat…

Otomotif

Habanusantara.net, Penghujung tahun biasanya dibarengi dengan kondisi musim penghujan serta cuaca yang kurang bersahabat, hal ini menjadi tantangan buat kita yang punya rutinitas berkendara sehari hari, apalagi di daerah pinggiran…

close