Habanusantara.net– Warga Dusun Panglima Abu, Gampong Miruek Lamreudeup, Kecamatan Baitussalam, digemparkan dengan penemuan sebuah benda mencurigakan yang diduga bom tua, Rabu sore (20/8/2025). Benda berbentuk silinder itu ditemukan oleh seorang pekerja pabrik bata ketika sedang bekerja.
Zulkifli, pria yang pertama kali melihat benda tersebut, mengaku sempat kaget. Saat tengah menggali tanah, ia menemukan logam besar menyerupai bom. “Awalnya saya kira besi biasa, tapi bentuknya agak aneh, panjang dan berat. Setelah lihat lebih jelas, saya curiga itu bom,” ujarnya.
Tak ingin mengambil risiko, Zulkifli langsung melaporkan temuannya kepada aparat desa. Informasi cepat diteruskan ke Polsek Baitussalam. Tak lama, Kapolsek Baitussalam, AKP Lilisma Suryani, S.H, bersama tim piket, Unit Reskrim, dan Unit Intel tiba di lokasi. Polisi segera memasang garis kuning untuk mengamankan area sekaligus menenangkan warga yang mulai berkerumun.
Dari hasil pemeriksaan awal, bom tersebut memiliki ukuran sekitar 30 sentimeter dengan diameter 15 sentimeter. Beratnya diperkirakan mencapai 25 kilogram. Aparat menduga benda itu peninggalan masa penjajahan Belanda, atau bisa juga sisa-sisa konflik bersenjata di Aceh.
“Untuk sementara lokasi kita amankan. Kita masih berkoordinasi dengan satuan terkait untuk penanganan lebih lanjut,” kata AKP Lilisma.
Penemuan bom ini tentu saja membuat warga sekitar resah. Banyak yang tak menyangka jika di kampung mereka masih tersimpan benda berbahaya peninggalan masa lalu. Sebagian warga bahkan mengaku trauma, mengingat masih ada kemungkinan benda-benda serupa terkubur di sekitar area tersebut.
Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu tim penjinak bom (Jihandak) untuk mengevakuasi benda tersebut secara aman. Hingga malam hari, lokasi tetap dijaga ketat untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.[]





