Daerah

PUPR Aceh Barat Tingkatkan Ruas Jalan Alue Bagok – Alue Batee, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Pedesaan

×

PUPR Aceh Barat Tingkatkan Ruas Jalan Alue Bagok – Alue Batee, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Pedesaan

Sebarkan artikel ini

Habanusantara.net – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur wilayah, khususnya di daerah pedesaan. Salah satu langkah nyata yang tengah dilaksanakan saat ini adalah peningkatan ruas jalan Alue Bagok – Alue Batee yang terletak di Kecamatan Arongan Lambalek.

Peningkatan infrastruktur jalan ini menjadi bagian dari upaya mendukung konektivitas antarwilayah, terutama bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada akses jalan untuk kegiatan ekonomi, sosial, dan layanan dasar. Proyek ini didanai melalui Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp 934.414.000. Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada kontraktor lokal, CV. Surya Belantara Indo Niaga.

Pekerjaan fisik peningkatan jalan telah dimulai sejak 20 Juni 2025, dan sesuai jadwal, proyek ini ditargetkan rampung pada 16 Desember 2025. Waktu pelaksanaan selama hampir enam bulan ini dimanfaatkan untuk memastikan hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang.

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Beni Hardi, menyampaikan bahwa proyek peningkatan ruas jalan Alue Bagok – Alue Batee merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas pedesaan ke pusat kecamatan maupun pusat kota.

“Jalan ini sangat penting, terutama dalam mendukung distribusi hasil pertanian dan komoditas ekonomi lainnya milik masyarakat pedesaan di Kecamatan Arongan Lambalek. Selama ini, kondisi jalan yang belum memadai cukup menyulitkan akses mereka, terutama saat musim hujan,” kata Beni saat ditemui di Meulaboh, Senin (7/7/2025).

Menurut Beni, jalan penghubung ini memiliki peran krusial dalam kehidupan masyarakat setempat. Selain menjadi jalur utama transportasi hasil panen, jalan ini juga menjadi akses penting menuju layanan pendidikan, kesehatan, dan pasar tradisional. Dengan meningkatnya kualitas infrastruktur, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan efisien.

“Kami melihat bahwa dengan infrastruktur yang baik, tidak hanya distribusi hasil pertanian menjadi lancar, tetapi juga biaya logistik akan lebih ringan bagi masyarakat. Ini tentu berdampak pada meningkatnya daya saing produk lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan,” ujarnya.

Beni juga menegaskan bahwa proses pekerjaan jalan ini akan diawasi secara ketat oleh pihaknya. Pengawasan dilakukan secara berkala di lapangan untuk memastikan bahwa semua tahapan pekerjaan sesuai dengan standar teknis dan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak.

“Kami memiliki tim pengawas lapangan yang turun langsung untuk memantau progres dan kualitas pekerjaan. Kami tidak ingin ada pekerjaan yang asal-asalan. Ini adalah uang rakyat dan hasilnya harus bisa dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Beni menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan seperti ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini masih minim perhatian.

“Peningkatan jalan ini adalah bentuk nyata bahwa pembangunan tidak hanya terfokus di perkotaan. Kami ingin ada pemerataan pembangunan dari kota sampai ke desa. Insya Allah, kami di Dinas PUPR Aceh Barat akan terus berupaya semaksimal mungkin agar seluruh wilayah dapat merasakan hasil pembangunan,” ucapnya.

Sebagai informasi, Kecamatan Arongan Lambalek merupakan salah satu kawasan yang memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang cukup besar di Aceh Barat. Namun demikian, potensi tersebut belum sepenuhnya optimal karena kendala aksesibilitas yang selama ini menjadi persoalan utama.

Dengan adanya proyek peningkatan jalan ini, masyarakat berharap aktivitas distribusi hasil bumi ke pusat pasar seperti Meulaboh bisa berjalan lebih lancar, cepat, dan aman. Tak hanya berdampak pada sektor ekonomi, peningkatan akses juga diharapkan mampu membuka peluang baru di bidang pendidikan, kesehatan, dan pengembangan usaha mikro di tingkat desa.

“Semoga pekerjaan ini berjalan lancar dan hasilnya bisa segera dirasakan masyarakat. Infrastruktur yang baik adalah fondasi bagi kemajuan suatu daerah,” tutup Beni.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News
Daerah

Sigli. Habanusantara.net Dalam rangka memastikan kesiapsiagaan personel selama pengamanan Natal dan Tahun Baru, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK didampingi Wakapolres Pidie, para Pejabat Utama Polres Pidie, serta Ketua…

Daerah

Sigli. Habanusantara.net Kepolisian Resor (Polres) Pidie terus menunjukkan komitmennya dalam melayani dan membantu masyarakat. Senin (29/12/2025). Polres Pidie melaksanakan kegiatan pendistribusian air bersih di Masjid Alue Batee, Kemukiman Alue Batee,…

close