Haba Nusantara.net, Pada laptop dengan teknologi modern, boleh saja dan aman menggunakan laptop dalam kondisi di charging terus-menerus.
Hal ini dikarenakan pada laptop modern, ketika baterai sudah penuh, maka chip yang ada pada laptop akan mengintruksikan untuk berhenti menarik daya secara otomatis. Sehingga pada laptop modern jarang terjadi kerusakan baterai karena di cas dalam waktu yang lama.
Perlu diketahui bahwa pada laptop modern sudah menggunakan baterai Li-ion dengan chip khusus.
Sedangkan Laptop dengan teknologi lama, memiliki ciri khusus dengan baterai yang harus dilepas baterainya untuk penggunaan listrik AC dalam jangka waktu panjang, belum menerapkan teknologi ini.
Sebenarnya musuh utama dari laptop bukan ada di charging, tetapi panas yang timbul pada laptop membuatnya menjadi berat sehingga sistem kerjanya terganggu. Misalnya seperti bermain game, menggunakan software yang memerlukan resource intensif.
Oleh karena itu, ketika laptop mulai terasa panas sebaiknya matikan laptop terlebih dahulu atau jangan menggunakan software yang menguras daya secara intensif. Contohnya seperti high demanding game atau software editor video/foto.
Dalam beberapa kasus, baterai yang bertugas mengalirkan daya mengalami kepanasan terlebih dahulu yang menyebabkan laptop menggembung dan meledak. Walau kasus ini jarang terjadi, tapi tidak ada salahnya untuk berhati-hati.
Namun bila anda masih merasa khawatir laptop kelebihan daya dan rusak, berikut beberapa tips yang bisa anda lakukan:
- Masuk ke BIOS atau bisa menekan tombol F2 saat logo boot-up muncul. Kemudian carilah fitur setting di bagian Power Management. Setting ini bisa di cari di menu Setting > Power > Management >Primary Battery Charge Configuration. Disini kita dapat mengatur agar baterai berhenti diisi pada 90% melakui menu Custom.
- Untuk diketahui, ada setting khusus yang dapat mengatur berapa daya masuk yang anda inginkan. Jika berencana menggunakan laptop dalam waktu seharian dalam kondisi di charger, maka daya kecil sudah cukup untuk mencegah terjadi kelebihan panas.
- Mematikan Laptop dengan Benar
Daripada hanya menggunakan mode tidur (sleep) atau hibernasi, disarankan untuk benar-benar mematikan laptop saat tidak digunakan. Langkah ini membantu menjaga komponen internal dan menghemat daya secara lebih efektif. - Mencabut Perangkat Tambahan yang Tidak Digunakan
Perangkat eksternal seperti kamera web, mouse USB, atau printer USB sebaiknya dicabut ketika tidak dipakai. Perangkat-perangkat ini tetap menyedot daya baterai meskipun sedang tidak aktif, sehingga mencabutnya dapat memperpanjang masa pakai baterai. - Jika pengisian daya laptop terasa lambat, Anda dapat mencoba menggunakan adaptor daya lain sebagai alternatif. Apabila pengisian menjadi lebih cepat dengan adaptor yang berbeda, itu adalah indikasi bahwa adaptor asli perlu diganti dengan yang baru.
- Menggunakan Pelindung Debu
Untuk melindungi laptop dari debu, gunakan pelindung khusus. Selain itu, pastikan semua lubang ventilasi dan port laptop tertutup rapat saat perangkat tidak digunakan, guna mencegah kotoran atau debu masuk ke dalam komponen internal.
Meskipun demikian, saya tetap menyarankan untuk tetap mewaspadai panas berlebih dan mencabut charger kalau memang akan meninggalkan laptop dalam waktu cukup lama tanpa pengawasan, misalnya waktu tidur.





