Ekbis

Bank Syariah Indonesia Diminta Bangun Ekonomi Berkelanjutan

×

Bank Syariah Indonesia Diminta Bangun Ekonomi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Bank Syariah Indonesia Diminta Bangun Ekonomi Berkelanjutan. Foto: Humas BSI

Habanusantara.net – Perbankan syariah Indonesia menghadapi panggilan untuk mempertahankan ketahanan dan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam mengemban perannya yang strategis dalam pembangunan ekonomi syariah. Dalam suasana ekonomi global dan domestik yang masih menghadapi tantangan, bank syariah diharapkan untuk terus berkolaborasi dan mengkonsolidasikan upaya mereka untuk memperkuat inklusi dan literasi ekonomi syariah.

Acara Halal Bi Halal Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) di Jakarta menjadi momentum penting untuk mendiskusikan konsolidasi perbankan syariah guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Dihadiri oleh Wakil Presiden RI, K.H. Ma’ruf Amin, acara tersebut menjadi panggung bagi para pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah-langkah ke depan.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan apresiasi atas kemajuan perbankan syariah, yang telah menunjukkan daya tahan dan pertumbuhan yang menggembirakan meskipun dihadapkan pada tekanan global. Dia menyoroti berdirinya PT Bank Syariah Indonesia Tbk dan transformasi lainnya sebagai bukti kemajuan industri ini.

Selain itu, Ma’ruf Amin memberikan empat arahan penting bagi pengembangan industri perbankan syariah, termasuk peningkatan kualitas tata kelola, pengembangan SDM, digitalisasi, serta peningkatan kontribusi terhadap perekonomian nasional.

Ketua Umum Asbisindo, Hery Gunardi, menegaskan bahwa bank syariah memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan ekonomi, terutama dalam kondisi pasca-COVID. Dengan tren kinerja positif pada tahun 2023, bank syariah di Indonesia menunjukkan kontribusinya yang semakin penting dalam perekonomian.

Meskipun demikian, masih ada tantangan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Data menunjukkan bahwa literasi dan inklusi keuangan syariah masih jauh di bawah rata-rata nasional, sehingga diperlukan upaya bersama untuk meningkatkannya.

Di tengah tantangan ini, sektor ekonomi syariah terus menjadi fokus utama dalam pembangunan nasional. Dukungan keuangan dan perbankan syariah yang solid menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan industri halal dan memastikan keberlanjutan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pengesahan Undang-Undang No 4 tahun 2023 tentang Pengaturan dan Pengembangan Sektor Keuangan oleh DPR dan Pemerintah membawa dampak positif bagi industri perbankan syariah melalui konsolidasi. Hery Gunardi menegaskan bahwa konsolidasi perbankan telah membawa manfaat, terutama melalui proses merger yang menghasilkan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Keberhasilan BSI menjadi momentum bagi bank syariah lainnya untuk meningkatkan sinergi dan konsolidasi, sehingga memperkuat peran Indonesia sebagai pemain kunci dalam ekosistem halal global.

Dengan upaya bersama dan komitmen yang kuat, bank syariah di Indonesia siap untuk menghadapi tantangan dan menjaga momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, demi kesejahteraan umat dan pembangunan ekonomi yang inklusif.

Follow Berita Habanusantara.net lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close
error: