Menurutnya, kegiatan ini harus berlanjut, apalagi dalam pengelolaan dana desa lebih diarahkan dalam hal peningkatan asupan gizi kepada anak-anak yang berisiko stunting.
“Ada disebutkan 20 persen untuk ketahanan pangan. Jadi, pengambil kebijakan di gampong harus fokus terhadap program ketahanan pangan dan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan terutama dalam pemenuhan gizi masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Sukamakmur dr Yuseriana Agustina menyampaikan, tujuan dari kegiatan ini untuk peningkatan status gizi dan pencegahan stunting, karena itu perlu intervensi spesifik berupa PMT berbahan lokal.




















