Sementara untuk perkara pidana Anak berjumlah nihil, dikarenakan Pengadilan Tinggi Banda Aceh belum menerima permohonan banding perkara pidana Anak sama sekali selama berjalannya tahun 2023 ini.
Terakhir pada Kepaniteraan Tindak Pidana Korupsi, kinerja selama tiga bulan terakhir menunjukkan keadaan berupa:
– Pada bulan Januari, tidak terdapat sisa perkara dari bulan Desember tahun 2022, sedangkan perkara yang dilimpahkan dari Pengadilan Negeri sejumlah 7 perkara dan telah putus sebanyak 3 perkara, sehingga sisa akhir berjumlah 4 perkara.
– Pada bulan Februari, sisa awal dari bulan Januari sebanyak 4 perkara, ditambah perkara yang dilimpahkan dari Pengadilan Negeri sejumlah 10 perkara dan telah putus sebanyak 3 perkara, sehingga sisa akhir berjumlah 11 perkara.
– Pada bulan Maret, sisa awal dari bulan Februari sebanyak 11 perkara, ditambah perkara yang dilimpahkan dari Pengadilan Negeri sejumlah 9 perkara dan telah putus sebanyak 11 perkara, sehingga sisa akhir berjumlah 9 perkara.
– Secara keseluruhan, terdapat 26 perkara yang masuk dan 17 perkara yang putus selama Triwulan I tahun 2023.




















